Beranda UPDATES Tim Kustomfest Indonesia Attack Kejutkan Yokohama Hot Rod Custom Show

Tim Kustomfest Indonesia Attack Kejutkan Yokohama Hot Rod Custom Show

YOKOHAMA, 16 Desember 2017 – Tim KUSTOMFEST Indonesian Attack 2017 mencatat sukses dalam penampilannya di 26th Yokohama Hot Rod Custom Show di Pacifico, Yokohama, Jepang pada 3 Desember 2017.

Kehadiran delapan motor kustom dengan berbagai warna gaya namun mengusung satu negara menyita perhatian para peserta lain di event ini. Custom Concept Industries (Jakarta), Kedux Garage (Bali) Old Crack Cycles (Jakarta), Imagineering Customs (Jakarta), Queen Lekha Choppers (Jogjakarta), Puspa Kediri Custom (Jakarta) dan Chopperland (Jakarta) menyuguhkan parade lain untuk membuat pengunjung berhenti sejenak memperhatikan mereka. Hasilnya pun mendapat apresiasi dari pelaku kustom kulture dunia lainnya, karena karya mereka dianggap memiliki keunggulan.

Dua penghargaan di ajang bergengsi ini berhasil diraih oleh tim KUSTOMFEST Indonesian Attack di Yokohama Hot Rod Custom Show 2017 yakni oleh Puspa Kediri Custom dengan motor Paing Saddewa dan Queenlekha Choppers melalui motor Dirty Majesty. Motor berbasis CBR250 garapan Puspa Kediri Custom meraih award dari Chopper Journal sebagai motor terbaik dan H-D Sportster karya Queenlekha Choppers merebut penghargaan dari FKC – Free Kustom Cycles Mooneyes Spanyol.

Lulut Wahyudi, Director KUSTOMFEST mengatakan apa yang dirintis melalui Indonesian Attack berhasil membuka mata pelaku dunia tentang potensi karya Indonesia dalam hal karya motor kustom di ajang bergengsi ini. Menurut Lulut inilah momentum tepat untuk builder Indonesia agar tetap terus berproses dalam berkarya dan percaya diri bahwa mereka mampu tampil sejajar dengan builder asing.

“Meski pekerjaan tersulit harus kami lakukan mulai membangun kebersamaan antarbuilder, meyakinkan sponsor hingga proses pengiriman motor sudah kami lalui. Terima kasih untuk semua dukungan yang diberikan oleh berbagai kalangan khususnya Bekraf yang telah memfasilitasi semangat kami membawa karya demi Indonesia,” kata Lulut seperti dilansir kustomfest.com.

Keberangkatan tim mendapat dukungan pemerintah melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk meningkatkan produk kreatif di sektor rancang bangun kendaraan roda dua berbasis modifikasi ke dunia internasional.

RAJU FEBRIAN