Beranda UPDATES Ratusan Riders Ramaikan Ahoy Geboy Ride 2018 ke Ciptagelar

Ratusan Riders Ramaikan Ahoy Geboy Ride 2018 ke Ciptagelar

JAKARTA, 24 Juni 2018 – Setelah dilepas dari Persimpangan Gaplek, Pondok Cabe, ratusan peserta Ahoy Geboy Adventure Ride 2018 ke Kasepuhan Ciptagelar, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu sore (23/6) sudah sampai di tempat tujuan di Ciptagelar. Para peserta datang secara bergelombang dalam bentuk kelompok-kelompok besar maupun kecil.

motovaganza award

Para peserta datang dari berbagai wilayah di Jabodetabek dengan memakai ragam motor dari motor trail, adventure sampai motor bebek metik. Gerombolan pemotor tersebut dilepas dari titik start di Gaplek untuk wilayah Jakarta pada pukul 7 pagi dan regroup dengan rombongan yang berkumpul di Semplak Bogor. Sebelum pelepasan, Wisnu ‘Gareng’ Guntoro sebagai panitia penyelenggara dari Ahoy Geboy terlebih dulu memberikan briefing kepada para peserta dan memimpin doa bersama.

Rute yang ditempuh untuk mencapai tujuan terdiri dari tiga rute yakni Rute A yang menyajikan rute yang cukup berat untuk para peserta di mana medan yang ditempuh selain aspal juga terdiri dari medan off-road dan batu perkerasan sehingga sepeda motor yang disarankan memiliki ground clearance tinggi dan memakai ban pacul (ban khusus off-road) atau dual purpose. Motor yang disarankan adalah motor trail dan sejenisnya. Salah satu rute yang dilewati adalah via Cikaniki dan Ciptarasa.

Rute B dan C rute yang lebih enteng dengan medan mayoritasnya aspal dan berpermukaan bumpy. Rute B melewati Leuwiliang, Perkebunan Teh Cianten, Cipeuteuy, Cikidang dan Pelabuhan Ratu. Motovaganza sendiri memakai Rute B dengan motor trail Kawasaki KLX 150S yang dikendarai oleh Eka Zulkarnain dan KTM Duke 250 yang dikendarai oleh Reza Erlangga bersama anggota rombongan lain yakni Feri Ferdiansyah (Kawasaki KLX 150L), Tri (Yamaha Nmax) dan Dave (KTM Duke).

Sedangkan Rute C melewati jalanan aspal  yang lebih mulus yakni melewati Bogor, Cihideung, Cigombong, Cicurug, Parungkuda, Cikidang dan Pelabuhanratu.

Dari Pelabuhanratu, peserta Rute B dan C melanjutkan perjalanan melewati Desa Cikelat, Cipatat, Cicadas, Sirnaresmi, Cimapag dan finish di Ciptagelar.

Dari Pelabuhanratu sampai Cimapag, jalanan aspal lumayan bagus meskipun di beberapa lokasi  berlubang. Kontur jalannya terdiri dari tanjakan terjal dan turunan curam karena harus menembus daerah pegunungan dan hutan. Dibutuhkan fokus dan rasa percaya diri pengendara. Sedangkan dari Cimapag sampai Ciptagelar harus melewati jalanan batu perkerasan sejauh sekitar 8 – 10km.

EKA ZULKARNAIN