Beranda UPDATES Poles Helm Bayar Suka-Suka di Booth Belajar Helm IMOS 2018

Poles Helm Bayar Suka-Suka di Booth Belajar Helm IMOS 2018

JAKARTA, 2 November 2018 – Jika berkunjung ke Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018, kita bukan hanya bisa melihat-lihat motor baru dan beragam produk aksesoris. Yang peduli dengan kebersihan perlengkapan riding, di IMOS 2018 bisa mendapatkan layanan poles helm.

motovaganza award

Layanan ini hadir melalui Belajar Helm, komunitas pecinta helm yang hadir di IMOS 2018 bertempat di Main Lobby Jakarta Convention Center (JCC) Senayan. Pelayanan unik ini bisa dinikmati sembari berkeliling di pameran sepeda motor terbesar di Indonesia ini.

Pengunjung cukup perlu membawa helm ke booth Belajar Helm untuk mendapatkan treatment ini, yang dikerjakan tanpa peralatan berat dan air sama sekali. Proses pengejaannya pun cukup singkat, tidak sampai 10 menit.

Dijelaskan oleh Mexvico sebagai salah satu anggota Belajar Helm yang ditemui Motovaganza, aktivitas ini salah satunya bertujuan untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya merawat helm yang dipakai sehari-hari.

Poles helm dikerjakan menggunakan peralatan seperti kuas halus, kain lap microfiber dan mini compressor. Tidak hanya bagian luar helm yang dibersihkan, tetapi juga lapisan keras lain di antara cangkang helm dan busa bagian dalam.

Pengunjung bisa membayar dengan jumlah sesukanya untuk layanan ini, tanpa ada tarif minimum. Bahkan hasil yang terkumpul dari poles helm ini akan disumbangkan oleh Belajar Helm ke panti asuhan dan rumah-rumah ibadah.

Aktivitas ini sekaligus digunakan Belajar Helm untuk memperkenalkan produk pembersih helm dari Salto. Produk cairan pembersih dari Salto bisa dibeli juga di booth Belajar Helm, yang tersedia dalam varian Helmet Cleaner dan Multipurpose Cleaner.

Salto Helmet Cleaner tersedia dalam ukuran botol 100 ml (Rp 55 ribu) dan 60 ml (35 ribu), sementara untuk Multipurpose Cleaner dengan ukuran 250 ml ditawarkan Rp 135 ribu. Salto sendiri adalah produk dalam negeri yang sudah beredar di banyak daerah di Indonesia.

WAHYU HARIANTONO