Beranda UPDATES Indonesia Rider Quest 2018, Menyambangi Istana Dalam Loka

Indonesia Rider Quest 2018, Menyambangi Istana Dalam Loka

FLORES, 12 Mei 2018 – Perjalanan rombongan Indonesia Rider Quest 2018 ; Pi Timor, Chapter One : When The Journey Begins akhirnya tiba di Flores, Rabu, (9/5/2018) sore. Wajah lelah pun terlihat dari seluruh rombongan yang telah berkendara selama 8 jam, dari Sumbawa ke Pelabuhan Sape, Bima. Track yang panjang dan berliku, ditambah matahari Sumbawa yang sangat cerah menguji stamina para Riders.

“Akhirnya sampai pelabuhan…” kata Lafina Phelippe, seorang riders yang ikut dalam Indonesia Rider Quest 2018 ; Pi Timor, Chapter One : When The Journey Begins ketika Rabu sore (9/5) tiba di Pelabuhan Sape, Bima, Nusa Tenggara Barat.

“Karena kompak dan santun bekendara, kita bisa sampai tepat waktu ke pelabuhan, tadi kami meminimalisir waktu berhenti, takut ketinggalan kapal. Lelah pasti, namun semuanya saling menyemangati,” kata Ari Muliawan, Country Head Marketing dan Sales Cleveland Cyclewerks Indonesia, yang juga salah satu peserta touring ini.

Keindahan savanna Sumbawa, kelokan ajib jalan lintas Sumbawa serta keindahan Teluk Saleh membingkai perjalanan rombongan Indonesia Rider Quest 2018 ; Pi Timor, Chapter One : When The Journey Begins hari ini. Ditambah lagi, Rabu pagi (9/5) rombongan menyempatkan mampir di Istana Dalam Loka, yang merupakan salah satu situs sejarah Kesultanan Sumbawa. “Belum ke Sumbawa kalo belum ke Istana Dalam Loka,” kata Ardiansyah, Humas Dinas Pariwisata Kabupaten Sumbawa.

Istana Dalam Loka adalah salah satu bukti sejarah kejayaan Kesultanan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Istana yang dibangun pada 1885 ini tak lepas dari nilai-nilai Islam yang diterapkan setelah Islam masuk ke Pulau Sumbawa. Rumah panggung terbesar di dunia ini memiliki 99 tiang penopang dari kayu jati, yang diambil dari sifat Allah atau Asma’ul Husna. Tujuh belas anak tangga di Istana Dalam Loka sama dengan jumlah raka’at dalam sholat lima waktu. Meski matahari Sumbawa terik menyengat, bagian dalam istana terasa sejuk.

Sayangnya rombongan tidak bisa berlama-lama di Istana yang dahulu menjadi kediaman Sultan sekaligus pusat pemerintahan, karena harus mengejar satu-satunya kapal penumpang di Pelabuhan Sape yang akan mengantarkan ke Labuan Bajo.

Untuk menjajal track sepanjang 275 kilometer ini, rombongan Indonesia Rider Quest 2018 ; Pi Timor, Chapter One : When The Journey Begins, menggunakan tiga jenis motor 250 CC dari Cleveland Cyclewerks — yaitu Misfit, Ace Deluxe dan, Ace Scrambler — hanya menghabiskan bahan bakar sekitar 9 liter untuk masing-masing motor.

Kegiatan Indonesia Rider Quest 2018 ; Pi Timor, Chapter One : When The Journey Begins masih akan terus berlangsung hingga tanggal 13 Mei 2018. Kegiatan ini bertujuan untuk mengeksplorasi keindahan alam, keanekaragaman budaya, keragaman kuliner serta kearifan lokal Indonesia Timur yang diharapkan dapat menjadi inspirasi kepada masyarakat luas untuk mengeksplorasi kekayaan Indonesia Timur.

RAJU FEBRIAN

latest updates

Touring FORWOT 2018, Membangun Kebersamaan Sembari Menimba Ilmu

BOGOR, 10 Desember 2018 – Forum Wartawan Otomotif Indonesia (FORWOT) kembali menggelar touring ke-16 yang berlangsung pada 8-9 Desember 2018...

250 Peserta Siap Ramaikan Indonesia CBR Raceday

JAKARTA, 8 Desember 2018 – Tak kurang dari 250 peserta siap meramaikan seri terakhir Indonesia CBR Raceday (ICE Day) 2018...

Utech Iridium Spark Uma Racing Laser Iridium

JAKARTA, 7 Desember 2018 -- Fitriansyah Kete, rider senior yang kini menjadi pembalap garda depan tim Astra Motor Racing Team...

Meriah dan Solid, Perayaan Sewindu YBBC

BEKASI, 6 Desember 2018 -- Komunitas pengguna Yamaha Byson khususnya di Kota Bekasi yang tergabung dalam Yamaha Byson Bekasi Club...

Massiv Batteries Luncurkan Massiv Amal Aki Khusus untuk Sepeda Motor

JAKARTA, 6 Desember 2018 -- Satu lagi nama baru meramaikan pasar aki sepeda motor Indonesia. PT Wacana Prima Sentosa (WPS),...