Beranda UPDATES Classic 500 dan Classic 350 Punya Warna dan Disc Brake

Classic 500 dan Classic 350 Punya Warna dan Disc Brake

Royal Enfield Classic 500 Stealth Black

JAKARTA, 4 Februari 2018 — Dalam momen perayaan 2nd Year Anniversary, Sabtu, 3 Februari 2018 kemarin, Royal Enfield Indonesia menampilkan kejutan berupa varian terbaru untuk seri Classic. Keduanya adalah Classic 500 Stealth Black dan Classic 350 Gunmetal Grey. Kehadiran dua varian terbaru ini akan sesuai dengan gaya riders masa kini.

Irvino Edwardly, Country Manager Indonesia Royal Enfield mengatakan Royal Enfield terus berupaya untuk me-refresh seri Classic yang telah menghasilkan kesuksesan tersendiri sejak awal peluncurannya.

Kedua model ini memiliki tiga fitur baru yang membedakannya dengan tipe lainnya. Ketiganya adalah warna, penggunaan disc brake di depan dan belakang, serta swingarm baru yang berbentuk pipih bukan lagi bulat seperti tipe lainnya.

Tidak ada perbedaan lainnya termasuk juga soal mesin. Royal Enfield Classic 500 menggunakan mesin Satu Silinder, 4 tak, berkapasitas 499cc. Mesin ini menghasilkan tenaga 27.2 bhp @ 5250 rpm dan torsi 41.3 Nm @ 4000 rpm. Sementara Royal Enfield Classic 350 diperkuat mesin Silinder Tunggal, 4 langkah, Busi ganda, dengan kapasitas 346cc. Tenaga yang dihasilkan mesin ini mencapai 19.8 bhp @ 5250 rpm dan torsi 28 Nm @ 4000 rpm.

Royal Enfield Classic 350 Gunmetal Grey

“Kedua model ini sudah diluncurkan secara global dan kini dipasarkan di Indonesia,” katanya.

Bagaimana dengan harga? Classic 500 Stealth Black dijual Rp 95,9 juta dan Classic 350 Gunmetal Grey dibanderol Rp 79,9 juta. Keduanya sudah dalam angka on the road Jakarta. Oh ya, harga ini lebih mahal dibandingkan versi biasa, dimana Classic 500 dijual Rp 89,6 juta dan Classic 350 dijual Rp 72,9 juta.

Ade Sulistioputra Managing Director PT Distributor Motor Indonesia mengatakan seri Classic memang menjadi model terlaris dan backbone penjualan Royal Enfield di Indonesia. Ade mengatakan tidak ada target penjualan dengan dua model barunya itu. “Karena bukan produk limited edition, keduanya akan disediakan sesuai permintaan. Konsumen hanya inden selama 2 bulan,” katanya.

RAJU FEBRIAN

Comments