Beranda EDITOR'S PICKS TEST RIDE: Triumph Street Twin, Roadster Eksotis Asal Inggris

TEST RIDE: Triumph Street Twin, Roadster Eksotis Asal Inggris

Triumph Street Twin 2017

JAKARTA, 17 Januari 2017 – Panas terik matahari siang itu tak menyurutkan “gregetan” saya. Maklum, meski kawasan BSD cukup panas, rasa penasaran saya yang akan mencoba Triumph Stret Twin 2017 jauh lebih besar. Apalagi Motovaganza merupakan media pertama yang menjajal motor yang diboyong PT Garda Andalan Selaras Indonesia, distributor Triumph Motorcycles di Indonesia.

Melihat penampilannya motor asal Inggris ini terlihat sama dengan Bonneville. Hal ini dikarenakan Triump Street Twin yang bergenre roadster tersebut merupakan sosok motor yang ikonik milik pabrikan motor yang berpusat di Hinckley sejak tahun 1959.

Triumph Street Twin diperkenalkan pertama kali tahun 2016 di London. Motor ini dibekali mesin berkapasitas 900cc, DOHC berpendingin cairan dan dilengkapi gearbox dengan transmisi manual 6 percepatan. Meski mengusung aliran klasik, Triumph Street Twin telah dilengkapi dengan deretan fitur terkini seperti traction control, torque assist clutch, engine immobilizer, lampu LED, panel meter digital dan USB charging point.

Kesan saya pertama melihat motor ini adalah mesin yang lebih besar dan hasil finishing yang lebih halus. Tidak hanya itu, saat kami memulai menyalakan mesin terdengar lebih padat dan halus. Hal ini dimungkinkan karena penggunaan knalpot berstandar Eropa yang khas dengan kesopanan di jalan raya. Selain itu, penggunaan db killer kami anggap tidak mengurangi performa dari motor berwarna hitam glossy tersebut.

Tidak butuh waktu lama, akhirnya saya memulai menaiki motor yang masih satu keluarga dengan Triumph Bonneville ini. Saat berada di atas kursi pengendara dengan menjulurkan tangan ke arah stang lebarnya membuat kami yakin jika motor ini akan sangat nyaman dikendarai baik dalam menempuh jarak pendek maupun jarak jauh (touring).

Posisi kaki terasa sangat nyaman, belum lagi kursi pengendara yang empuk dan berbahan kulit membuat “pantat” terasa nyaman berlama-lama di atasnya. Triumph Street Twin memiliki jarak kursi pengendara 29.5 inci dengan sumbu roda sebesar 56.7 inci.

Masuk posisi gear awal dengan bukaan gas secara perlahan mesin terasa hampir tidak ada getaran. Untuk motor berkapasitas 900cc dengan dua silinder ini merupakan suatu prestasi mengingat ukuran langkah street twin yang memiliki ukuran bore x stroke sebesar 84.6 mm x 80 mm. Kopling terasa sangat empuk dan tidak perlu banyak mengeluarkan tenaga berlebih seperti penggunaan motor besar pada umumnya. Ini juga menjadi nilai lebih untuk motor besar asal Inggris.

Rute yang kami ambil adalah seputaran kawasan kota satelit, BSD Bintaro. Saat pengetesan, cuaca terbilang sangat panas, matahari terasa menyengat kulit tangan bagian kepalan tuas gas dan kopling. Dalam kondisi cuaca saat ini, Triumph Street Twin tidak mengalami overheating meski kami melakukan beberapa manuver dalam jalan kota sekitar desa pisangan, tangerang selatan. Hal ini dikarenakan Triumph Street Twin juga telah dibekali perangkat pendingin suhu mesin bercairan (radiator) yang berukuran lebih besar dari versi Bonneville atau Thruxton 900 sekalipun.

Berbekal mesin tipe Parallel Twin dengan delapan valve, SOHC dan 270° sudut kemiringan pada kemudinya membuat motor sangat nyaman dikendalikan dalam medan jalan berkontur aspal dan juga sedikit bebatuan. Dari pengalaman riding kami di kawasan tersebut, bahan bakar terbilang irit.

Hal ini kemungkinan dikarenakan sistem pembakaran yang sudah Multipoint sequential electronic fuel injection ignition. Artinya, bahan bakar yang digunakan sudah diatur secara elektronik sesuai dengan bukaan gas yang dilakukan pengendara.

Melihat besaran ground clearence atau jarak mesin ke tanah yang lumayan pendek membuat motor ini sangat nyaman diajak jalan secara harian atau dengan kata lain sangat rekomended buat digunakan harian. Penggunaan ban road dengan ukuran velg 100/90-18 pada bagian belakang dan 150/70 R17 pada bagian depan cukup nyaman. Instrumen panel dalam memberikan informasi juga terbilang sangat lengkap walau konsol terlihat sangat sederhana. Tangki bensin berbentuk klasiknya pun sanggup menampung 12 Liter bensin.

Kenyamanan lain terletak pada suspensi depan yang menggunakan Kayaba dengan diameter 41 mm dengan forks 4.7 inci dan suspensi belakang Kayaba dengan twin shocks. Khusus bagian belakangnya, peredam kejut dapat diatur sesuai dengan keinginan pengendaranya.

Di sisi keamanan, Triumph Street Twin 2017 ini sudah dilengkapi dengan sebuah rem floating disc berukuran 310 mm milik Nissin di bagian depan lengkap dengan ABS mengapit roda berukuran 150/70 R17. Sementara, rem bagian belakang menggunakan piringan tunggal sebesar 255 mm lengkap dengan sistem ABS mengapit roda berukuran 100/90-18 pada bagian belakangnya.

Triumph Street Twin dibanderol dengan harga sekitar Rp 325 Juta dengan status on the road. Penjualan motor asal Inggris ini di percayakan melalui jalur distribusi PT Garda Andalan Selaras (GAS) yang berlokasi di jalan Bangka, Kemang No. 19 Jakarta Selatan. Motor dengan berat kotor 198 Kg ini juga sudah dapat dipesan melalui booking fee ke PT GAS dengan estimasi pengiriman sekitar bulan Maret 2017 mendatang.

Test ride singkat ini kami menyimpulkan Triumph Street Twin sangat nyaman dikendarai meski memiliki mesin besar dengan dual silinder. Jika Anda termasuk orang yang gemar dengan suara bising, motor ini memang kurang galak. Tapi Anda nisa mengganti dengan knalpot after market seperti Arrow.

Bagi Anda yang menginginkan riding harian untuk aktifitas harian seperti ke kantor, eksplorasi jalan ibukota hingga riding akhir pekan dengan jarak pendek bahkan luar kota, motor ini sangat layak untuk dimiliki. Merek besarnya seakan membuat Anda lebih percaya diri di atas motor ini. Rasa ningrat kerajaan Queen Elizabeth II pun seakan menyala dalam jiwa anda.

ANDHIKA KRESNA

latest updates

Tularkan Keselamatan Berkendara, AHM Cari Duta Safety Riding

JAKARTA, 20 Maret 2019 -- PT Astra Honda Motor (AHM) terus melakukan edukasi keselamatan berkendara kepada para milenial. Yang terkini,...

Lalui Tanjakan dan Turunan Terjal, Mampukah Royal Enfield Himalayan Bertahan?

TASIKMALAYA, 18 Maret 2019 – Royal Enfield Indonesia menggelar perjalanan bertajuk Tour of Indonesia yang berlangsung mulai tanggal 18-23 Maret...

Tips Mudah Membedakan Oli Federal Asli dan Palsu

JAKARTA, 20 Maret 2019 -- Bagi Anda yang membeli oli untuk sepeda motor Anda harus wasapada. Karena saat ini masih...

Peduli Penyandang Disabilitas, FIFGROUP Gelar Pelatihan

CIBINONG, 19 Maret 2019 -- PT Federal International Finance, anak perusahaan PT Astra International Tbk yang bergerak di bidang pembiayaan,...

700 Biker Hebohkan Suzuki Saturday Night Ride Yogyakarta

YOGYAKARTA, 19 Maret 2019 -- Yogyakarta meriah akhir pekan kemarin. Tak kurang 700 bikers turut serta menjadi peserta ajang Suzuki...