Beranda TEST RIDE TEST RIDE: Melibas Gunung Merapi dengan Royal Enfield Himalayan

TEST RIDE: Melibas Gunung Merapi dengan Royal Enfield Himalayan

JAKARTA, 12 Oktober 2018 — Setelah artikel sebelumnya membahas perjalanan motor Royal Enfield Himalayan di jalur kota Yogyakarta, kini membahas perjalanan ketika melalui jalur bebatuan ke Gunung Merapi. Leader kami mengajak untuk memasuki area ini melewati bebatuan yang cukup terjal dan bersamaan dengan mobil-mobil Jeep.

Saya yang terbiasa dengan motor harian dan banyak melintas di jalur ibu kota awalnya agak ragu dan tidak berani untuk melintasi jalan bebatuan ini. Namun, tidak lama untuk beradaptasi dengan jalurnya. Mudah saja untuk melibas bebatuan dan menyalip para mobil Jeep di bebatuan dengan mudah.

Konsentrasi dituntut penuh untuk melintasi jalur ini, karena kalau salah melindas atau menubruk batu bisa langsung jatuh. Tapi, Royal Enfield Himalayan cukup mudah dikendalikan. Memang, posisi duduk sangat nyaman dan terasa empuk. Hanya saja trick melewati jalan tidak rata disarankan untuk sedikit berdiri agar guncangan tidak terlalu menekan ke badan.

Kemudian, motor juga sangat mudah untuk diajak maneuver di bebatuan. Untuk menanjak jalur batu dan berliku juga ia memiliki tenaga yang mumpuni dan terbilang cukup agresif pada putaran bawahnya. Perpindahan transmisi yang alus juga tidak membuat motor langsung tersentak saat kopling dilepas secara kaget.

Sesampainya di kopi Merapi, jalur bekas dilalui oleh lahar panas ketika gunung Merapi meledak dulu. Pemandangan indah dan udara segarnya membuat saya percaya diri setelah melintasi bebatuan dengan motor Himalayan ini.

Kerasnya jalur bebatuan ini terbayar lunas dengan pemandangan dan hangatnya kopi Merapi. Kemudian saat pulang dan melalui jalur berliku, saya tidak ragu untuk mengajaknya rebah. Hanya saja jauh lebih waspada dengan adanya hewan sapi atau kambing yang menyeberang.

Pengalaman hari ini memang belum 100% cukup bagi saya untuk menilai kemampuan Royal Enfield Himalayan. Tapi setidaknya, jalur-jalur light off-road menjadi santapan mudah bagi motor ini. Tenaganya cukup oke, demikian juga dengan handling yang cukup mudah. Sedangkan kenyamanannya, bolehlah mendapat jempol.

VALDO PRAHARA

latest updates

TEST RIDE: KTM 390 Duke, Nakal dan Menggelinjang

SEBUAH pesan pendek masuk ke telpon saya beberapa waktu waktu. “Uda, mau ikut touring ke Pantai Sawarna? Ada acara KTM...

Harley-Davidson di Indonesia Turun Harga, Kok Bisa?

JAKARTA, 21 Januari 2019 – Pabrikan moge asal Amerika Serikat, Harley-Davidson Motor Company, mengumumkan jajaran tahun model 2019-nya. Model-model ini...

TEST RIDE: BMW F 850 GS, Mesin untuk Kemana Saja

Penggemar film kartun Jepang, Dora Emon, tentunya tahu dengan ‘Pintu Kemana Saja’. Robot kucing masa depan itu memiliki peralatan yang...

Yamaha MT-15, Review dan Spesifikasi Lengkap

JAKARTA, 21 Januari 2019 – Setelah hadir di Thailand pada bulan Oktober 2018 lalu, Yamaha MT-15 kini hadir di Indonesia....

REVIEW: BMW F 850 GS, Asik Buat Motor Harian

“You live for the challenge. When others turn back, you ride on. Overcome boundaries.” Kata-kata ini membuka laman pertama review...