Beranda TEST RIDE TEST RIDE: Keliling Kota Gudeg dengan Royal Enfield Himalayan

TEST RIDE: Keliling Kota Gudeg dengan Royal Enfield Himalayan

JAKARTA, 11 Oktober 2018- Setelah berkeliling pada acara Jogja Kustomfest di Jogja Expo Center, Motovaganza bersama beberapa awak media lain diajak oleh Royal Enfield serta komunitasnya untuk Sunmori berkeliling Yogyakarta hingga menuju Gunung Merapi. Perjalanan kami lakukan dengan berbagai tipe motor yang disediakan mulai dari Bullet 350, Bullet 500, Classic 500 dan Himalayan.

Saya memilih Himalayan selama perjalanan. Sosoknya terlihat gagah khas motor adventure. Selain gagah, menurut saya motor ini memang sangat cocok untuk kegiatan adventure terutama menaiki gunung Merapi daerah tujuan sunmori. Minggu (7/10).

Perjalanan dimulai dari JEC pada pukul 09.00 WIB pagi. Saat menaiki motor ini terasa pas dengan postur badan saya yang besar dan tinggi 176cm. Kaki juga tidak terlalu napak tapi tidak jinjit, sehingga ketika ada halangan di jalan kaki saya mudah turun. Posisi setang dengan badan terasa sangat pas tidak membuat pegal bagian siku dan bahu tangan ataupun pundak.

Motor ini juga memiliki posisi duduk yang nikmat terlebih lagi busa jok tebal jadi semakin terasa empuk. Starter saya lakukan dengan menekan tombol pada ruas kanan. Suaranya tidak terlalu menggelegar layaknya Triumph, tapi cukuplah untuk sebuah motor klasik modern.

Tampilan instrument clusternya juga sederhana dan mudah dipahami. Infonya juga cukup informatif mulai dari Trip A dan B, Average BBM A dan B serta Average kecepatan berkendara. Kemudian tidak tertinggal juga info waktu dan tombol untuk reset.

Melalui padatnya kota Jogja juga terasa mudah dan bagi saya tebilang lincah. Bodinya yang tinggi tapi tidak berat. Sehingga maneuver terasa menyenangkan. Kemudian untuk menyalip kendaraan juga tidak susah dan tidak perlu menurunkan posisi gear.

Ketika ingin mengebut juga tinggal membejek gas saja, hanya saja perlu diingat bahwa ini tidak seperti motor besar lain yang agresif. Namun ia memberikan tenaganya secara halus layaknya membawa motor injeksi sehinggat akan berurut tenaganya naik dan melontar.

Bantingan motor juga terasa empuk saat melalui speed bump dan polisi tidur. Bahkan terasa sangat empuk bagi saya. Tapi tidak membuatnya limbung.

Lantas seperti apa rasanya melewati jalur bebatuan gunung merapi? Simak berita lengkap selanjutnya di motovaganza.com

Spesifikasi Royal Enfield Himalayan

Mesin : 411cc single cylinder, SOHC, Air Cooled, Fuel Injection 24Hp @6500rpm / 32Nm @4250rpm
Transmisi : MT 5-kecepatan
Wheelbase : 1465 mm
Ground clearance : 220 mm
P x L x T : 2190 x 840 x 1360 mm
Seat height : 800 mm
Bobot kosong : 191 kg

VALDO PRAHARA

latest updates

BMW C400X Pesaing Yamaha T-Max Masuk Indonesia Awal 2019

JAKARTA, 18 Desember 2018 -- PT Maxindo Moto selaku distributor BMW Motorrad di Indonesia siap menggebrak pasar otomotif roda dua...

Honda Turunkan 4 Teknisi Berlaga di Kompetisi Tingkat Asia Oceania

SURABAYA, 19 Desember 2018 – Honda menurunkan 4 teknisi dari bengkel resmi sepeda motor Honda (AHASS) dalam kompetisi Honda Asia-Oceania...

AGV Rilis Helm Terbaik Bagi Para Petualang

COSTA MESA, 18 Desember 2018 – Helm AGV merilis helm baru bertajuk AGV AX9 untuk wilayah Amerika Utara. Ditujukan bagi...

Tutup Tahun 2018, RSV Helmet Punya Banyak Diskon

JAKARTA, 18 Desember 2018 – Akhir tahun mau riding sekaligus bergaya dengan pakai helm baru? Mungkin promo diskon helm dari...

Tips Memilih Kacamata Hitam untuk Naik Motor

JAKARTA, 17 Desember 2018 – Kacamata hitam atau sunglasses sambil mengendarai sepeda motor memang bisa bikin pengendaranya terlihat keren. Selain...