Beranda UPDATES Suzuki Satria 150 Kini Dimpor Utuh ke Vietnam

Suzuki Satria 150 Kini Dimpor Utuh ke Vietnam

JAKARTA, Motovaganza.com – Suzuki mengandalkan Suzuki Satria F150 di segmen motor sport. Hanya saja, si ‘Ayago’ seakan menghilang dari pertarungan, pasca pabrikan merilis varian barunya, 2019 lalu. Padahal tidak sepenuhnya demikian. Suzuki masih melakukan aktivitas ekspor. Tahun ini PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) diketahui mendapat kebijakan baru seputar pengiriman salah satu tulang punggung jualannya itu ke Vietnam.

Memang bukan barang yang benar-benar baru. Masyarakat Vietnam sudah mengenalnya dengan nama Suzuki Raider R150 sejak 2016 lalu. Bicara tampilan pun identik dengan Satria, sama-sama mengandalkan tulang underbone dengan penggunaan clip-on handlebar atau jamak disebut setang jepit.

Bedanya, saat itu Vietnam Suzuki Co., Ltd yang melakukan perakitan. Sang produk dikirim dalam bentuk terurai alias CKD (completely knock down). Tapi aturan tersebut berubah. Mulai sekarang sang produk didatangkan utuh (Completely Build Up/CBU) dari Indonesia. Dan berdampak pula mengenai penamaannya. Bukan lagi Raider, melainkan Satria F150.

Diinfokan oleh Motosaigon, motor ini sudah tersedia di jaringan penjualan Suzuki Vietnam. Di sana Satria F150 dijual dengan harga VND 59,11 juta atau setara Rp 41,2 jutaan. Pembeli juga mendapatkan garansi selama 3 tahun. Dan dalam kurun waktu tersebut, konsumen diganjar gratis biaya perawatan sebanyak 7 kali.

Perbedaan Satria F150 di Vietnam

Jika melihats sekilas tampak sama. Sebenarnya, ada sedikit perbedaan dengan Suzuki Satria yang ada di Indonesia. Di Vietnam, lampu sein yang dipakai tidak terintegrasi dengan headlamp. Sinyal pemberitahu arah itu terpisah, berlokasi tepat di bawah penerangan utama. Sama halnya terapan sein belakang. Seperti disebutkan pihak pemegang merek lokal, diferensiasi itu dilakukan guna memenuhi kewajiban standar keamanan di Vietnam.

Bila dilihat keseluruhan, cuma itu perbedaan keduanya. Sementara sektor lain, tak ada. Baik dari pilihan warna hingga detail seperti sematan emblem bernuansa krom. Sosok moped trendi via sematan pelek kekinian dan cakram bergelombang pun bisa dirasakan pembeli asal Vietnam. Termasuk mengenai unsur modern, berupa pengaplikasian panel meter digital. Tak ada yang dikebiri.

Persamaan Spesifikasi

Dari sisi spesifikasi misalnya postur tubuh sama. Suzuki Satria yang dipasarkan di Vietnam pun memiliki dimensi total 1.960 x 675 x 980 mm (PxLxT). Begitu juga dengan ketinggian jok, 765 mm. Ada sedikit perbedaan pada bobot tubuh. Di Indonesia beratnya 109 kg, sementara untuk Vietnam adalah 110 kg. Sayang tak ada keterangan mengenai selisih tersebut.

Kendati begitu, performanya tetap sama. Baik Satria F150 versi Indonesia maupun Vietnam, mampu menghasilkan daya 18,2 Hp/10.000 rpm dan torsi maksimal 13,8 Nm di putaran mesin 8.500 rpm. Kemampuan itu didapat dari kinerja mesin injeksi DOHC satu silinder berkubikasi 147,3 cc, dan paduan transmisi 6 percepatan.

Pun soal penggunaan radiator berpendingin cairan, standar emisi gas buang (Euro 3), kapasitas tangki BBM, 4 liter hingga fitur electric starter. Namun opsi kelir yang ditawarkannya lebih sedikit, yaitu warna biru (Matt Blue) dan hitam (Matt Black) saja. Berbeda dengan Indonesia karena terdapat pilihan Satria F150 GP Blue, Titan Black dan White Blue. Sedangkan harga 25,36 juta untuk Special Edition dan Predator Series.

Sumber: Motosaigon, Vietnam Suzuki

Baca Juga: Suzuki Satria F150 Diekspor Utuh ke Vietnam

ARY DWINOVIANSYAH | RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube The Official Oto