Beranda UPDATES Studi: Mengendarai Sepeda Motor Mengurangi Stress

Studi: Mengendarai Sepeda Motor Mengurangi Stress

CALIFORNIA, 31 Januari 2019 – Sepeda motor tak lagi sekedar sarana transportasi yang mengantar Anda dari satu tempat ke tempat lain. Berkendara dengan sepeda motor alias riding ternyata juga bisa menghilangkan stress.

Hal ini terungkap dalam penelitian dari Semel Institute for Neuroscience dan Human Behavior, di University of California, Los Angeles, Amerika Serikat. Penelitian tersebut membuktikan bahwa berkendara sangat baik untuk kesehatan mental Anda.

Penelitian, yang didanai oleh Harley-Davidson America, dilakukan oleh tiga peneliti UCLA. Mereka menggunakan peralatan electroencephalogram untuk merekam aktivitas otak dan kadar hormon lebih dari 50 pengendara sepeda motor sebelum, selama dan setelah mengendarai sepeda, saat mengendarai mobil dan beristirahat.

Hasilnya, seperti dilaporkan visordown.com, mengungkapkan sejumlah manfaat mental dan fisik dari berkendara, termasuk penurunan kadar kortisol, penanda hormon stres.

Mengendarai sepeda motor menghasilkan penurunan biomarker stres sebesar 28%, sementara mengendarai sepeda motor selama 20 menit meningkatkan denyut jantung sebesar 11% dan tingkat adrenalin sebesar 27%, yang mirip dengan olahraga ringan.

Demikian pula, perubahan dalam aktivitas otak pengendara menyarankan peningkatan kewaspadaan seperti minum secangkir kopi, sementara fokus sensorik ditingkatkan yang berarti bahwa pengendara lebih waspada.

Harley-Davidson berencana menggunakan temuan penelitian untuk membantu menjual sepeda motor.

“Kami memanfaatkan teknologi terbaru saat kami mengalihkan fokus kami dari sepeda motor eksklusif ke pasar yang tumbuh. Jadi masuk akal untuk memanfaatkan teknologi untuk mengeksplorasi dampak dari berkendara,” kata Heather Malenshek, wakil presiden senior pemasaran Harley USA.

“Kami mendapat masukan dari pengendara bahwa sepeda motor memberi mereka ketenangan pikiran, tetapi tidak ada yang benar-benar mengukurnya sebelumnya,” salah satu peneliti, ilmuwan saraf Don Vaughn.

Peneliti juga menemukan jika pengurangan stres ini juga bisa didapatkan dengan cara lain, seperti pergi joging pagi atau bermain golf.

“Penelitian ini memang tidak akan sepenuhnya mengubah persepsi Anda, tetapi hasil ini penting,” tutup Vaughn, yang bukan pengendara sepeda motor.

RAJU FEBRIAN

Last Updates

7 Kelebihan Kawasaki KLX230 yang Perlu Anda Ketahui

Jakarta, 25 Juni 2019 - Kawasaki KLX230 telah diperkenalkan di Indonesia oleh PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) di Jakarta Fair (22/5/2019). Motor dual purpose...

GS Astra Luncurkan aki GS Gold Untuk Motor

JAKARTA, 24 Juni 209 – Bertempat di Hotel Sheraton, Gandaria City, Jakarta Selatan, hari Senin (24/6) pabrikan aki GS Astra secara resmi menghadirkan aki GS...

Deretan Skutik Termurah di Indonesia Tahun 2019

Jakarta, 24 Juni 2019 - Skuter otomatis atau lazim disebut skutik telah merevolusi wajah industri otomotif roda dua di Indonesia dan dunia. Sejak elemen...

REVIEW: Ini Beda Kawasaki KLX230R dengan Versi Biasa

JAKARTA, 24 Juni 2019 – Hanya selang sebulan, Kawasaki Motor Indonesia sudah melengkapi keluarga Kawasaki KLX230 dan KLX230SE. Kali ini...

Jangan Salah Pilih, Ini Oli Federal yang Cocok untuk Motor Anda

JAKARTA, 24 Juni 2019 -- Buat pengguna sepeda motor matik mengganti oli adalah hal yang sangat penting. Oli menjaga mesin...