Beranda BLOGS Perbandingan XSR 155 Melawan Kawasaki W175, Mana yang Terbaik?

Perbandingan XSR 155 Melawan Kawasaki W175, Mana yang Terbaik?

JAKARTA, 3 Desember 2019 – Motor retro modern kembali diminati sejak kehadiran W175 dua tahun silam. Bahkan, motor Andalan Kawasaki itu sudah beranak pinak mulai dari W175 Café hingga W175TR. Bahkan, sejak diluncurkan tahun 2017, motor ini telah terjual sebanyak 29 ribu unit. Apa artinya? Tentu saja konsumen menyukai bumbu retro modern karya Kawasaki.

Beralih ke XSR155. Melihat kesuksesan Kawasaki W175, Yamaha memberi kejutan dengan meluncurkan motor yang bermain di segmen salah. Apakah lantas Yamaha mengekor langkah Kawasaki? Tentu saja tidak 100% benar.

Berbicara mengenai kapasitas mesin, maka keduanya tidak bersaing dalam satu kelas. Tetapi jika dilihat dari genre-nya maka kedua motor dengan desain retro modern ini menawarkan hal yang sama.

Dari Kita tentu sepakat desain keduanya menarik. Tetapi apakah keduanya setara? Mari kita pertemukan mereka dan mencari tahu seperti apa hasilnya.

MESIN

Di sektor jantung pacu. All New XSR 155 hadir dengan mesin Fuel Injection berkapasitas 155cc, SOHC, 4 langkah berpendingin cairan yang telah dilengkapi dengan teknologi VVA sehingga mampu menghasilkan tenaga sebesar 19 hp pada 10.000 rpm dan torsi sebesar 14,7 Nm/8.500 rpm.

Selain itu, motor ini juga telah memiliki fitur Assist & Slipper Clutch yang membuat kopling menjadi lebih ringan dan perpindahan gigi lebih halus.

Bagaimana dengan W175? Kawasaki W175 menggunakan mesin 4-tak 2 katup SOHC berkapasitas 177 cc, berpendingin udara. Tenaganya mencapai 13 hp pada 7.500 rm dan torsi maksimal 13,2 Nm.Tenaga dan torsinya dialirkan ke roda belakang melalui transmisi 5-kecepatan. Oh iya, mesinnya disertai engine balancer agar bebas dari getaran berlebihan.

Urusan tenaga, meskipun XSR berkapasitas lebih kecil, tenaganya lebih besar dari W175. Ini tentu akan menjadi bagian dari pertimbangan konsumen saat memilih salah satu dari motor ini.

KAKI-KAKI

Kawasaki W175 menggunakan suspensi depan telescopic biasa, sementara XSR155 memakai sistem suspensi model upside down. Sementara pada bagian kaki-kaki, All New XSR 155 sudah mengadopsi suspensi Up Side Down (USD) yang tidak hanya memberikan kesan gagah pada motor namun turut meningkatkan kemampuan pengendalian.

Kelebihan lainnya adalah mampu meredam getaran lebih baik karena menggunakan tabung atas lebih besar. Namun cenderung lebih keras ketika melalui jalan tak mulus.

Model ini menggunakan ban berjenis dual purpose yang dirancang untuk mobilisasi di berbagai kondisi jalan dengan ukuran 110/70 di bagian depan dan 140/70 di bagian belakang. Ban standar W175 diketahui menggunakan ukuran 80/100-17 inchi di depan, dan 100/90-17 inchi di belakang.

FITUR

Penggunaan jok single seat dengan desain klasik yang stylish, lalu desain lampu depan dan belakang yang berbentuk bulat dengan teknologi LED moderen, hingga keberadaan Full LCD Digital Speedometer bergaya retro yang telah dilengkapi dengan Multi Information Display (MID).

Sementara Kawasaki masih menggunakan speedometer analog untuk mengentalkan kesan retro. Lampu depan dan belakangnya pun masih bohlam biasa tanpa teknologi digital.

KESIMPULAN

Sebagai pendatang baru, Yamaha XSR sudah tentu harus memberikan penawaran ekstra untuk mencoba menggoda pencinta W175. Itu diwujudkan dengan membekali XSR dengan fitur-fitur yang tidak dimiliki oleh Kawasaki W175.

Selain itu, strategi harga juga akan turut menjadi pertimbangan. Yamaha XSR155 dibanderol Rp 36.265.000 sementara W175 dibanderol mulai Rp 30,3 hingga 33,1 juta tergantung tipe (harga keduanya sewaktu-waktu dapat berubah).

Harga Yamaha XSR155 lebih mahal tetapi lebih baru dengan fitur lebih banyak. Bagaimana, mana yang Anda pilih?

REZA ERLANGGA

 

 

Video Terbaru Youtube The Official Oto