Beranda NEW BIKES Spesifikasi AK 550, Skutik Moge  Kymco yang Hadir di IIMS 2018

Spesifikasi AK 550, Skutik Moge  Kymco yang Hadir di IIMS 2018

Bertenaga besar dan memiliki banyak fitur canggih.

JAKARTA, 20 April 2018 — Gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 benar-benar memanjakan para pencinta motor besar. Ini terbukti dengan banyaknya motor-motor berkapasitas besar diperkenalkan kepada khalayak melalui ajang itu. Salah satunya adalah Kymco AK 550, pelopor segmen skutik super touring yang hadir di IIMS 2018 sebagai perayaan 50 tahun Kymko di dunia.

Memasuki usia matang, Kymco semakin mengintegrasikan terobosan teknologi ke dalam motor miliknya. Seperti halnya AK550 yang menggabungkan kenyamanan turing, dengan kekuatan mesin berkapasitas besar layaknya moge berkubikasi 500 cc dibalut desain sporty kekinian. Masih di sektor mesin, AK 550 menggunakan mesin dua silinder, DOHC 8 Valve, berpendingin cairan.

Jeroan mesin tersebut bertenaga maksimal 38,9 kw pada 7.500 rpm ini menggunakan sistem cross plane crank shaft dimana kedua piston akan bergerak secara berlawanan yang bertujuan mengurangi getaran mesin dan pumping loss. Torsi puncaknya mencapai 54 Nm pada 8.000 rpm.

Agar piston bergerak dengan mulus dan tanpa hambatan, sistem pelumasan dry sump yang mampu menyeimbangkan suhu sehingga meningkatkan efisiensi mesin dipilih oleh Kymco untuk AK550. Sistem kopling basah sentrifugal diadopsi untuk meminimalkan gesekan dan penyaluran daya dari mesin ke roda. Kecanggihan motor ini semakin terasa dengan diaplikasinya dua power mode: Power, dan Rain. Gambarannya seperti ini, jika Anda memilih rain mode maka tenaga akan diredam menjadi 28,6 kw saja. Sebagai imbuhan, AK550 menghasilkan suara menarik layaknya moge dual silinder.

Beralih ke sektor pengendaraan. AK550 memiliki desain tinggi jok yang rendah. Tujuannya agar memberikan ergonomi yang baik bagi pengendara di Indonesia. Hal lain yang ingin dicapai dengan desain jok semacam itu adalah membuat titik tengah gravitasi menjadi lebih baik. Setiap komponen AK550  direkayasa sedemikian rupa untuk memberikan kekuatan maksimal dengan bobot minimal.

Merealisasikannya, Kymco mengadopsi rangka dari alumunium yang rigid. Mengimbanginya digunakan ban radial untuk mengurangi beban unsprung (beban yang tidak ditopang oleh pegas). Garpu depannya menggunakan sistem upside-down, sementara di belakang menggunakan teknologi peradam horizontal trailing arm yang diklaim mampu memisahkan berat mesin dari transmisi, mengurangi beban unsprung dan menjaga roda belakang tetap napak ke jalan.

Agar memenuhi takdirnya sebagai motor turing, sudut posisi setang dibuat menjorok ke arah pengemudi, atau +/- 30 derajat kemiringan dari poros roda. Tujuannya untuk mengurangi rasa pegal ketika perjalanan jauh, sekaligus memudahkan manuver ketika dibutuhkan.  Sebagai penghenti laju, AK550 dilengkapi dengan rem dual kaliper Brembo (depan) dilengkapi ABS lansiran Bosch 9.1.

Kymco AK550 telah dibekali layar berwarna (speedometer dan takometer). Terdapat layar bundar di tengah dashboard yang dapat menampilkan informasi jam, cuaca, kompas, kecepatan, melengkapinya hadir fitur noodoe yang disematkan di motor, membuat pengendara dapat terhubung dengan smartphone. Sayang skutik ini belum dijual secara umum.

Spesifikasi AK550

Mesin: 2 silinder DOHC
Kapasitas: 550,4 cc
Tenaga: 38,9 kw @7.500 rpm
Torsi: 54 Nm @6.000 rpm
Kopling: Basah
Transmisi: CVT

REZA ERLANGGA

Comments