Beranda MOTORSPORTS Kalah Mesin dan Kecelakaan, Ali Adriansyah Gagal di Aragon

Kalah Mesin dan Kecelakaan, Ali Adriansyah Gagal di Aragon

JAKARTA, 16 April 2018 – Kalah kapasitas mesin yang digunakan dan kecelakaan membuat pembalap Indonesia, Ali Adrainsyah, gagal menyelesaikan lomba pada seri pertama World Supersport 300 di Sirkuit Motorland Aragon, Spanyol, akhir pekan kemarin.

Ketatnya persaingan di World Supersport 300 musim ini memang terasa sejak awal. Rider-rider yang menggunakan sepeda motor Yamaha, termasuk Ali Adriansyah Rusmiputro, tak mampu mengimbangi kecepatan pembalap Kawasaki dan KTM yang menggunakan motor dengna kapasitas mesin lebih besar. Kawasaki turun dengan Kawasaki Ninja 400 bermesin 399cc, sementara KTM hadir dengan KTM RC 390 yang berkapasitas 373cc. Yamaha sendiri menurunkan Yamaha YZF-R3 yang memiliki mesin 321cc.

Keunggulan ini membuat sejak sesi latihan bebas pertama dominasi rider Kawasaki dan KTM sudah terlihat. Ali Adriansyah melakukan free practice 1, absen di FP2, dan ikut sesi Super Pole 1, pembalap yang hobi bersepeda itu harus puas berada di P25.

Dengan posisi start yang tidak menguntungkan itu tidak membuat motivasi Ali Adriansyah berkurang. Selepas start, ia langsung menyodok ke depan. Di tikungan 2 Ali Adriansyah sudah berhasil membuntuti dua rekan setimnya yaitu Maria Herrera dan Dani Valle yang berada di P15.

“Start saya sangat bagus. Di tikungan 2 saya sudah naik 10 posisi dan bergabung dengan rekan setim yaitu Herrera dan Valle,” ucap Ali Adriansyah.

Kerasnya kompetisi sangat terasa. Semua pebalap berusaha mendahului lawan-lawan mereka. Di tikungan 5, tikungan yang termasuk tricky dalam braking point, Ali Adriansyah mencoba menyalip seorang pebalap dari bagian dalam. Tiba-tiba ada pebalap lain, yaitu F Fuligni yang memaksa masuk lebih dalam lagi. Tak pelak ada tiga pebalap yang bersisian menyusuri tikungan 5 di waktu bersamaan. Di saat itulah agresifitas Fuligni dalam mengambil tikungan membuatnya terjatuh. Dan sialnya, jatuhnya Fuligni mengenai Ali Adriansyah sehingga membuat Ali ikut terseret jatuh.

Kegagalan Ali Adriansyah pada balapan pertama tidak membuat pebalap di bawah naungan manajemen Mahkota Rusmindo International itu patah semangat. Ia mengatakan akan mempersiapkan diri menghadapi putaran berikutnya di Sirkuit Assen Belanda pada 20 April 2018 mendatang.

“Saya tetap fokus dan termotivasi  menghadapi Assen,” ucap Ali Adriansyah.

RAJU FEBRIAN

latest updates

Kelistrikan Bermasalah, Triumph Motorcycles Recall 68 Ribu Lebih Motornya

LONDON, 25 Maret 2019 – Pabrikan motor asal Inggris, Triumph Motorcycles, mengumumkan recall 5 modelnya. Recall Triumph ditujukan bagi pemilik...

BMW Motorrad C 400 GT Diluncurkan di Bali, Harga Nanti di IIMS 2019

UBUD, 24 Maret 2019 – PT Maxindo Moto Nusantara, selaku APM BMW Motorrad di Indonesia menggunakan ajang BMW Motorrad Days...

Tingkatkan Layanan, Website NGK Busi Tampil Baru dan Lebih Lengkap

JAKARTA, 24 Maret 2019 -- PT NGK Busi Indonesia terus berinovasi meningkatkan produk, pelayanan, hingga ketersediaan informasi yang berhubungan dengan...

Pecah, Edisi Perdana BMW Motorrad Days Indonesia 2019

UBUD, 23 Maret 2019 – BMW Motorrad Indonesia untuk pertama kalinya di Indonesia menghelat BMW Motorrad Days Indonesia 2019. Edisi...

Pecah Telor, Fariz Ibrahim Beri Podium Bagi GI-JOE Racing Team

SUBANG, 23 Maret 2019 -- Tim balap para jurnalis yang tergabung dalam GSX Indonesia Jurnalis Owner, GI-JOE Racing Team (GRT),...