Beranda MOTORSPORTS Johann Zarco Tunggangi “Banteng Mengamuk” KTM di MotoGP Musim Depan

Johann Zarco Tunggangi “Banteng Mengamuk” KTM di MotoGP Musim Depan

Pembalap asal Prancis itu menandatangani kontrak selama dua tahun.

Foto: motogp.com

JEREZ, 4 Mei 2018 — Johann Zarco, pembalap Yamaha Tech 3, hengkang dari tim satelit Yamaha yang membesarkan namanya di MotoGP selama dua musim kompetisi (2017-2018). Pembalap asal Prancis ini memilih KTM, tim berlambang banteng mengamuk, sebagai tempatnya berlabuh pada musim kompetisi 2019-2020.

Tentu banyak pihak yang menyesali keputusan Zarco. Apalagi saat ini dia dan tim Yamaha Tech 3 sedang dalam performa terbaiknya. Di lain sisi, Zarco telah lama menjadi target KTM. Kepindahan Zarco ke KTM sekaligus memupus rumor yang menyebut pria Prancis tersebut bakal pindah ke Honda dan Suzuki.

“Jelas bahwa kami ingin mengambil langkah lain di MotoGP,” kata bos KTM motorsport, Pit Beirer. “Dua tahun pertama kami di MotoGP adalah untuk membangun pondasi dan menjalankan semuanya. Di sisi lain, Anda selalu ingin mendapatkan pembalap terbaik di dalam tim.”

“Johann mengalahkan pembalap pabrikan dengan mesin satelit dan secara konsisten start di barisan depan. Berarti dia adalah pejuang dengan semangat yang kuat. Aku yakin kita bisa mencapai level berikutnya dengan seorang pengendara seperti Johann,” tambahnya.

Kepindahan Johann Zarco di KTM akan melengkapi daya gedor tim asal Austria itu di ajang MotoGP. Namun menyisakan pekerjaan rumah yang sangat berat bagi pabrikan asal Austria itu. Pasalnya motor mereka belum sekompetitif motor Yamaha yang sebelumnya ditunggangi oleh Johann Zarco.

Menyikapi fakta tersebut, pihak KTM tetap yakin mampu membangun motor terbaik, dan Zarco tentu tidak akan pindah jika tidak mempercayainya. “Kami merasa sangat bertanggung jawab untuk mendapatkan paket motor yang kompetitif sehingga Zarco mampu bersaing. Itu target kami,” tutup Pit Beirer.

Johann Zarco akan mendampingi Pol Espargaro (pembalap utama KTM) yang sebelumnya telah meneken perpanjangan kontrak selama dua tahun di KTM.

REZA ERLANGGA

Comments