Beranda MOTORSPORTS Iannone Persembahkan “Durian Runtuh” buat Suzuki di Jerez

Iannone Persembahkan “Durian Runtuh” buat Suzuki di Jerez

Ini merupakan podium ketiga bagi Suzuki di MotoGP musim ini.

JEREZ, 7 Mei 2018 – Putaran ke-4 MotoGP 2018 yang berlangsung di sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu (6/5/2018), menjadi saksi bagaimana Andrea Iannone (Team Suzuki Ecstar) mempersembahkan “durian runtuh” berwujud podium ketiga bagi timnya.

Di awal lomba Iannone agak kesulitan menghadapi duel tim Repsol Honda dan Ducati Team. Hal ini didapatkan setelah kecelakaan menimpa Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo (Ducati Team) dan Dani Pedrosa (Repsol Honda) di tikungan enam, di Jerez.

Podium ketiga yang diraih Iannone ini menjadi yang kedua bagi pembalap Italia tersebut musim ini. Hasil baik tersebut menempatkan Iannone ke posisi empat dalam klasemen pembalap MotoGP 2018.

Start dari posisi 7, Iannone merengsek ke posisi depan, sekaligus menjaga asa mencapai hasil terbaik tetap menyala bagi Suzuki. Apalagi selepas terjatuhnya pembalap Suzuki lainnya, Alex Rins, di awal balapan.

Finishnya Iannone di podium tiga juga membuktikan kembalinya performa pembalap berjulukan The Maniac di MotoGP, dan Suzuki GSX-RR yang digunakannya. Hasilnya jelas, setingan Suzuki GSX-RR yang semakin baik, terutama di sektor kecepatan tinggi dan peningkatan kestabilan di sisi pengereman, turut pula berperan menambah kepercayaan diri Andrea Iannone saat menghadapi setiap tikungan.

Iannone (29) mengatakan sangat senang dengan podium ini, yang kedua secara berturut-turut dan podium ketiga berturut-turut untuk Suzuki. “Dan pastinya ini momen yang positif bagi kami dan perasaan dengan motornya bagus jadi saya sangat senang,” katanya.

“Kami bekerja sangat baik dan semuanya berjalan dengan baik, jadi penting bagi kami untuk terus seperti ini di masa depan. Yang pasti kami sedikit ‘beruntung’ hari ini dengan podium, tetapi juga kami melakukannya dengan sangat baik dan saya benar-benar memikirkan segala resikonya sebab di hari ini sangat mudah membuat kesalahan karena lintasannya sangat panas dan licin,” tutup Iannone.

REZA ERLANGGA

Comments