Beranda NEW BIKES Motor-Motor Terbaru di GIIAS 2019

Motor-Motor Terbaru di GIIAS 2019

Tangerang, 25 Juli 2019 – Ajang GIIAS telah menjadi sarana untuk memperkenalkan dan menjajakan motor-motor terbaru. Tradisi itu terus berlangsung hingga di GIIAS 2019. Setidaknya ada 9 motor terbaru yang diluncurkan di ajang pameran otomotif berkelas dunia ini. Apa saja?

1. Benelli Leoncino 250

Leoncino 250 yang diluncurkan di gelaran Gaikindo Indonesia International Autoshow (GIIAS) 2019, menjadi andalan PT Benelli Motor Indonesia (BMI). Dilihat dari desainnya, motor berkapasitas mesin 249 cc, satu silinder ini terlihat bagai moge (motor gede) karena menggunakan desain layaknya Leoncino 500 yang bergaya scrambler. Mesin satu silinder itu bertenaga 26,8 hp pada 10.500 rpm. Tenaga itu dialirkan ke roda belakang melalui transmisi manual 6-kecepatan.

Leoncino 250 memiliki perbandingan bore x stroke: 72 x 62,2 mm, dengan rasio kompresi 12,1:1, kopling basah, sistem EFI, dan pendingin cairan. Suspensi depannya sudah upside down berdiameter 41 mm, dikombinasikan suspensi belakang dengan shock absorber tengah, spring preload yang dapat diatur.

Di sektor pengereman, Leoncino 250 menggunakan rem depan berdiameter 280 mm, empat piston per caliper. Rem belakang berdiameter 240 mm dengan ABS. Uukran ban depan 110/70/R17, sementara belakang 150/60R17. Ground clearance motor ini 170 mm dengan bobot mencapai 155 kg.

2. Benelli 502 C

Motor kedua yang diluncurkan Benelli adalah Benelli 502C yang hadir dalam model cruiser. Motor ini seharga Rp 162 juta. Benelli 502C ini dibekali mesin dua silinder (parallel twin) berkapasitas 499,6 cc, bertenaga puncak 53 hp pada 8.500 rpm. Sementara torsi puncaknya mencapai 45 Nm. Benelli menggunakan ban yang berukuran 120/70ZR17 untuk bagian depan dan 160/70ZR17 untuk bagian belakang. Piranti pengereman menggunakan dual disc brake yang berukuran 280 mm sedang bagian belakang menggunakan rem cakram jenis single disc brake berukuran 240 mm.

3. Honda ADV150
Honda ADV 150 memiliki dimensi (pxlxt) 1.950 mm X 763 mm X 1.153 mm. Dari segi desain, ADV terinspirasi dari desain X-ADV 750. Dan memang, jika dilihat dari desainnya, keduanya sama-sama mengusung tema adventure matic. Ground clearance terlihat tinggi, flatboard-nya lebar dengan dua posisi mengemudi, dan posisi berkendara yang ergonomis. Jok pun terbilang empuk.

Beralih ke bagian depan. Terlihat windshield besar yang dapat diatur secara manual. Pemutarnya persis di samping speedometer. Speedometer LCD itu terlihat mirip dengan Honda X-ADV 750 yang dilengkapi dengan beragam indikator, mulai dari kecepatan, trip, takometer, hingga indikator aki.

Di bagian kaki-kaki, sok depan bermodel teleskopik dengan sok belakang model double shock lansiran SHOWA. Pelek racing yang dikombinasi dengan ban semi tahu terlihat memberi kesan garang.

Di bagian mesin, ADV150 menggunakan mesin 149,3 cc SOHC 2 katup berpendingin cairan. Mesin ini sama persis dengan PCX, tenaga maksimalnya 14,4 hp di 8.500 rpm dan torsi maksimal 13,8 Nm di 6.500 rpm. Artinya tenaganya lebih kecil dari PCX (14,6 hp) namun torsi lebih besar dari PCX (13,2 Nm). Bobotnya pun lebih berat dari PCX, yakni 132 kg untuk varian CBS sedang yang ABS 133 kg, atau 1 kg lebih berat dari PCX, yang mana versi CBS 131 kg dan ABS 132 kg.

4. Honda Monkey

Honda Monkey akhirnya secara resmi dijual di Indonesia bertepatan dengan pembukaan GIIAS 2019. Monkey memiliki panelmeter digital full LCD berbentuk bulat dan menunjukkan speedometer yang akan berkedip ketika mesin dinyalakan, odometer dengan dua trip meter dan 6 bar indikator level bensin. Keseluruhan pencahayaan sepeda motor ini sudah mengaplikasikan teknologi LED.

Honda Monkey memiliki tangki bensin berukuran 5,6L dengan permukaan glossy yang berwarna sama dengan rangka, swing arm dan shock belakang. Posisi tangki bensin diletakkan di atas mesin dan dilengkapi dengan emblem logo Old Wing 3D, memperkuat kesan legendaris sepeda motor ini. Mesin Monkey menggunakan mesin silinder tunggal horizontal 4 percepatan SOHC 125cc. Mesin sepeda motor ini memiliki pendingin udara dengan diameter dan panjang langkah sebesar 52,4 x 57,9 dan perbandingan kompresi 9,3:1, ditunjang dengan teknologi  PGM-FI Honda Monkey menghasilkan tenaga maksimal 6,9kW @ 7.000rpm dan torsi sebesar 11Nm @ 5.250rpm.

5. Kawasaki New Versys 1000

Kawasaki menggebrak dengan menghadirkan tiga motor berkapasitas besar di GIIAS 2019. Motor pertama adalah Kawasaki New Versys 1000. Motor adventure itu menggunakan mesin 1.000 cc dengan tenaga puncak 120 PS pada 9.000 rpm.

Torsinya  mencapai 102 Nm pada 7.500 rpm. Kawasaki New Versys 1000 dijual dalam dua pilihan warna, yakni Pearl Stardust/Metallic Spark Black Candy dan Steel Funrace Orange/Metallic Spark Black, New Versys 1000 dibanderol Rp 290 juta (OTR Jakarta).

6. Kawasaki W800 Café

Moge ini mengusung konsep café racer seperti nama yang diusungnya. Meluncur perdana di pameran EICMA, Milan, November 2018 lalu, Kawasaki W800 Café menawarkan sebuah moge bergaya lawas dengan fitur-fitur kekinian. Di GIIAS motor dengan mesin berkubikasi 7773 cc, bertenaga maksimal 52 PS pada 6.500 rpm, dengan torsi 62,9 NM pada 4.800 rpm, dan dibanderol Rp 290 juta (OTR Jakarta).

7. New Ninja ZX-10R

New Ninja ZX-10R mengaplikasi connecting rod titanium yang lebih ringan. Hasilnya, putaran mesin Kawasaki New Ninja ZX 10R versi 2019 mampu berputar lebih tinggi, dan berujung pada peningkatan horse power (tenaga) sebanyak 3 hp menjadi 201 HP dari 198 hp. Motor ini menggunakan mesin berkapasitas 998 cc dengan tenaga 201 hp dan torsi 114,9 Nm pada 11.200 rpm. New Ninja ZX-10R juga didukung oleh Kawasaki Quick Shifter (KQS) yang memungkinkan pengendara memindahkan gigi tanpa perlu menekan tuas kopling. Motor ini dibanderol Rp 480 juta (OTR Jakarta).

8. KTM

Ajang GIIAS 2019 dimanfaatkan oleh KTM dengan membawa KTM 790 Duke dan 790 Adventure yang baru saja mereka perkenalkan di Jakarta Fair beberapa waktu silam. KTM 790 Adventure disajikan bagi para petualang, sementara KTM 790 Duke dibuat untuk para pencinta kecepatan.

Kedua motor tersebut menggunakan mesin parallel-twin berkubikasi 799 cc, bertenaga 105 PS pada 9.000 rpm dan 86Nm pada 8.000 rpm. Disebut LC8c, ini adalah mesin parallel-twin pertama KTM (DOHC dengan delapan katup). Perbedaannya hanya pada manajemen tenaga dan torsi. KTM 790 Adventure bertenaga 95 hp (70 kW) pada 8.000 rpm dengan torsi 88 Nm pada 6.600 rpm.

9. New Viar Q1

New Viar Q1 adalah model lanjutan dari Viar Q1 pertama yang diluncurkan pada 2017. New Viar Q1 dibekali dua buah baterai Lithium Ion dengan kapasitas masing –masing sebesar 60V23Ah sebagai sumber daya yang didukung oleh teknologi Viar BMS (Battery Management System) sehingga memiliki jarak tempuh 120 Km atau dua kali lebih jauh dari model Viar Q1 sebelumnya.

Teknologi Viar BMS ini akan memantau tegangan, arus listrik  dan suhu batterai secara bersamaan pada waktu yang sama sehingga bisa memberikan tingkat perlindungan keamanan baterai tetap terjaga dengan baik. Untuk penggerak, All New Viar Q1 menggunakan motor tipe Brushless-Hub Motor buatan dari BOSCH yang memiliki keluaran tenaga 800 watt. Untuk kecepatan puncak, generasi  terbaru skuter listrik rakitan Semarang, Jawa Tengah  bisa mencapai  angka 60 Km/jam.

Baca juga:
Daftar Motor Dengan Harga di Atas 1 Miliar yang Dijual GIIAS 2019