Beranda UPDATES Kustomfest Indonesian Attack 2018 Bawa 8 Motor Kustom ke Yokohama

Kustomfest Indonesian Attack 2018 Bawa 8 Motor Kustom ke Yokohama

JAKARTA, 30 November 2018 – Kustomfest kembali mendukung pergerakan dunia kustom kulture di Tanah Air. Kali ini mereka membawa 8 builder Indonesia ke acara The 27th Annual Yokohama Hot Rod Custom Show 2018 di Pacifico Yokohama, Jepang, 2 Desember 2018 mendatang. Keberangkatan mereka masuk dalam program Kustomfest Indonesian Attack 2018.

Program Kustomfest Indonesian Attack 2018 merupakan yang kedua kalinya setelah 2017 lalu. Program ini digagas untuk mengangkat potensi keberagaman para builder Indonesia agar bisa bersaing di level internasional dengan segala kreativitas, ide dan inovasinya.

Director Kustomfest, Lulut Wahyudi, mengatakan pemilihan Yokohama Hot Rod Custom Show karena menjadi salah satu kiblat utama skena kustom kulture dunia, tampil dengan kualitas tinggi dan memperlihatkan identitas masing-masing builder.

Lulut mengatakan 2 penghargaan yang diraih dua builder pada tahun lalu, menjadi pemicu untuk bisa membawa karya lagi ke acara serupa tahun ini. Dari ajang Kustomfest 2018 akhirnya kami memberangkatkan 8 motor kustom terbaik.

Ke-8 motor yang diboyong adalah The Falcon karya Queenlekha Choppers (Yogyakarta), Kanjeng Nyai karya Psychoengine (Purwokerto) My Baager karya Imagineering Customs (Jakarta), Badak Agung karya AMS Garage (Bali), RCG 545 Chopper karya Ndra King (Bandung), Gerald 22 karya Geges Garage (Pekanbaru), Drakon karya Imagineering Customs (Jakarta), dan Gajah Ireng karya AMS Garage (Bali).

“Semuanya datang dengan desain yang berbeda dan ini menjadi ciri khas Indonesia dimana dengan segala budaya dan keberagaman yang ada justru menjadi kekuatan untuk bersatu mengangkat nama bangsa,” sebut Lulut Wahyudi.

Seperti tahun lalu, Kustomfest Indonesian Attack 2018 juga mendapat dukungan dari Badan Ekonomi Kreatf (Bekraf). Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf  mengatakan, apa yang dilakukan Kustomfest adalah sebuah langkah masif dan terstruktur dalam upaya memperkenalkan dan mempromosikan desain produk kreatif di level dunia, berupa rancang bangun kendaraan roda dua karya anak bangsa berbasis modifikasi.

“Kami percaya para builder mampu menghasilkan karya yang unik dan berbeda tidak hanya di tanah air tetapi juga di mata dunia internasional,” tukasnya.

RAJU FEBRIAN