Beranda UPDATES Kenapa Helm Trail dan Offroad Seperti Cakil? Ternyata Ini Alasannya

Kenapa Helm Trail dan Offroad Seperti Cakil? Ternyata Ini Alasannya

JAKARTA, 15 Februari 2019 – Helm menjadi bagian penting bagi pengguna sepeda motor. Benda ini menjadi pelindung utama bagian kepala Anda jika terjadi kecelakaan. Banyak model seperti half face, full face, hingga helm khusus untuk trail atau off-road yang memiliki bentuk berbeda di bagian dagu.

Dari sisi tampilan helm half face tidak memiliki pelindung di bagian dagu hanya visor atau kaca helm. Pada helm full face, ada tambahan penutup pada bagian dagu. Tujuannya sebagai pelindung agar lebih aman ketika pemotor terjatuh.

Nah, helm off-road atau helm trail juga memiliki pelindung bagian dagu. Bedanya bagian ini berbentuk runcing seperti tokoh Cakil di dalam cerita wayang. Selain itu terdapat pat pada bagian atas. Menurut Executive Director RSV Helmet Indonesia Richard Ryan helm trail lebih runcing pada moncong dengan penambahan pat di bagian atas karena masalah safety

“Biasanya helm tail digunakan untuk balap tanah yang memiliki medan lebih berbahaya. Ujung atau bagian depan helm meruncing agar saat terjatuh bagian rahang pemotor tidak terkena benturan karena ada space yang cukup dengan tambahan busa,” kata Richard.

Sementara bagian pat pada bagian atas helm sebenarnya berfungsi sebagai pelindung debu atau lumpur saat beraksi di medan offroad. Biasanya medan offroad yang bertanah dan berbatu cenderung mengganggu visor. Akibatnya pemotor kesulitan dalam jarak pandang.

“Bagian pat atau topi panjang pada helm offroad atau trail untuk melindungi visor atau kadang google mask dari debu atau lumpur agar tetap bersih dan tidak menganggu pandangan,” katanya.

RSV Helmet, asal Bandung, juga menawarkan beberapa model helm trail termasuk yang terbaru yang diberi nama Orca. “Fiturnya ada microlock pakai magnet. Magnetnya sudah diuji dan sudah ada sertifikasinya. Helm dengan jenis pengikat ini juga mudah dioperasikan dibanding DD Ring. Selain itu, helm ini dijual satu paket dengan google mask,” kata Richard.

Helm ini dijual antara Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta. Pilihan warna helmnya beraneka ragam, mulai orange, biru muda, merah, dan hijau stabilo.

RAJU FEBRIAN

Last Updates

Ferrox Hadirkan Filter Udara Desain Baru untuk Yamaha XSR155

JAKARTA, 6 Desember 2019 – PT Prima Semesta Asia selaku distributor Ferrox filter udara menghadirkan penyaring udara untuk Yamaha XSR...

Ini Keistimewaan Triumph Tiger 900 Terbaru yang Perlu Anda Ketahui

HINKLEY, 6 Desember 2019 - Pada bulan November silam, Triumph merilis video teaser Tiger 900 berdurasi 18 detik saja. Meski singkat, sontak video itu...

Test Ride Honda Genio, Motor Harian yang Gesit

JAKARTA, 6 Desember 2019 – Pasar motor matik yang terus berkembang membuat PT Astra Honda Motor (AHM) melengkapi jajaran skutiknya dengan meluncurkan...

Seseruan Turing Bareng 4 Motor Matik Honda ke Botenpark

TENJOLAYA, 6 November 2019 -- Apa jadinya jika rider yang suka melakukan perjalanan jauh dengan motor berkapasitas mesin besar, diajak untuk...

15.000 Bikers Meriahkan Jambore Nasional ke-IV YRFI

JAKARTA, 6 Desember 2019 -- Tak kurang dari 15.000 bikers dari seluruh penjuru Tanah Air hadir meramaikan Jambore Nasional (Jamnas)...