Beranda UPDATES Journalist NMax Community Jajal Keunggulan Ban Zeneos Milano

Journalist NMax Community Jajal Keunggulan Ban Zeneos Milano

TANGERANG, 22 Mei 2017 — Komunitas wartawan pengguna Yamaha NMax, Journalist NMax Community (JNC) berkesempatan menguji ban terbaru produksi PT Gajah Tunggal Tbk, Zeneos Milano ukuran khusus Yamaha NMax. Kegiatan yang dikemas dalam Sunmori atau Sunday Morning Ride itu diikuti sekitar 20 jurnalis.

Kegiatan yang dilangsungkan Minggu (21/5) tersebut mengambil rute start dari Restoran Lawtan di kawasan Gajah Mada (depan HO PT Gajah Tunggal Tbk) menuju ke Alam Sutera, Tangerang, Banten. Berbagai kondisi jalan pun dilalui, mulai dari aspal yang halus, jalan beton, jalan berlobang, conblock, kering dan juga beberapa bagian jalan yang tergenang air.

“Meski perjalanan menempuh jarak pendek, tetapi medan yang dilalui lengkap. Cukup membantu kami untuk bisa merasakan performa ban Zeneos Milano ini dan mengeksplore lebih jauh,” kata Zainal Abidin, Sekjen JNC, dalam keterangan persnya.

Berbeda dengan ukuran ban standard Yamaha NMax yang dikeluarkan oleh IRC, Zeneos Milano menawarkan ukuran ban NMax lebih lebar dan lebih tebal, 120-70 ring 13 untuk ban depan, dan ban belakang dengan dua ukuran berbeda, 140-70 ring 13 serta 150-70 ring 13.

“Kita buat Zeneos sebagai ban lifestyle, tanpa mengorbankan performa ban, setara dengan kualitas standard OEM. Ban aftermarket ini kami hadirkan lebih ke arah untuk memuaskan konsumen pengguna Nmax yang anti mainstream,” tegas Arijanto Notorahardjo, Executive Vice President Marketing, Sales MC & Prodcut Development PT Gajah Tunggal Tbk.

Zeneos Milano mengusung teknologi advance bernama Core Integrated Tread Interface (CITI) Technology, menjadikan performanya tetap stabil di segala medan.

Arijanto menjelaskan bahwa Zeneos Milano disiapkan bagi mereka yang doyan turing atau melakukan perjalanan jarak jauh dengan NMax. “Kalau untuk pengguna harian, kami menyarankan tetap menggunakan ban standard OEM, karena itu memang sudah sesuai yang ditentukan oleh pabrikan kendaraan,” tambah Arijanto.

RAJU FEBRIAN