Beranda BLOGS Ini Penyebab Sepeda Motor Mati Mendadak

Ini Penyebab Sepeda Motor Mati Mendadak

JAKARTA, 14 Maret 2017 — Dari sekian banyak masalah yang dialami sepeda motor, ada satu masalah yang paling merepotkan. Masalah itu adalah motor mati mendadak. Tentu, selain merepotkan, masalah ini sangat membahayakan.

Bayangkan saja, Anda sedang ada di tengah jalan, tiba-tiba motornya mati. Risiko kecelakaan meningkat. Kendaraan Anda bisa tertabrak kendaraan lain yang ada di belakang, yang tidak sempat mengerem karena jaraknya terlalu dekat.

Menurut Joko, pemilik bengkel sepeda motor JDM, yang ada di Duren Tiga, Jakarta Selatan, ada beberapa sebab mengapa hal ini bisa terjadi. Yang jelas, jika mati mendadak, masalahnya bukan terletak pada filter udara yang kotor.

“Kalau filter udara kotor, itu gejala motornya brebet dulu. Motornya tidak langsung mati,” ujar Joko kepada Liputan6.com.

Klep kotor

Salah satu penyebab utama mengapa motor bisa mati mendadak adalah karena kehilangan kompresi. Hilang kompresi ini, ujar Joko, disebabkan karena valve, atau yang bahasa bengkelnya ‘klep’, tidak lagi bersih.

“Kalau matik, kebanyakan karena klepnya kotor,” terang Joko. Ia menjelaskan, kompresi yang baik terjadi saat klep menutup secara sempurna. Pada klep yang kotor, penutupan itu tidak terjadi sempurna. Ini membuat kompresi bocor.

Kotorannya itu sendiri disebabkan karena kerak karbon sisa pembakaran bahan bakar yang kualitasnya kurang baik. Ini biasanya terjadi pada bahan bakar yang punya RON rendah.

Busi

Penyebab kedua, menurut Joko, adalah masalah pada busi. “Biasanya karena busi korslet. Jadi apinya nyebar, padahal idealnya api fokus di satu titik. Atau malah api tidak nyala sama sekali,” terang pria asal Jawa Tengah ini.

Secara lebih luas, ini berkaitan dengan komponen pengapian. Percikan api pada pengapian fungsinya adalah membakar uap bahan bakar yang diinjeksikan ke ruang pembakaran. Sebagaimana diketahui, pembakaran yang baik terjadi saat kombinasi antara api, bahan bakar, dan udara, tercampur dengan sempurna.

Menurut Joko, meski paling umum terletak pada aki, namun mungkin juga pengapian rusak disebabkan karena komponen seperti koil, CDI, hingga sepul, juga bermasalah.

Karburator

Penyebab terakhir jika motor mati mendadak adalah karburator. “Motor juga bisa mati mendadak kalau karburator kena air,” terang Joko.

Air sendiri bisa masuk ke karburator biasanya melalui celah tali gas (tali choke). Umumnya tali ini dilengkapi tutup karet. Air bisa masuk kalau tutup karetnya getas.

Kalau ini terjadi, yang dapat dilakukan tentu saja dengan mengeluarkan air tersebut. Caranya, pertama-tama tutup keran bensin yang menuju karbu. Kemudian kendurkan baut pembuangan bensin. “Air keluar, mungkin juga sama sisa bensin,” tambahnya Joko.

Jika sudah dipastikan air benar-benar terkuras, maka kemudian kencangkan lagi baut saluran pembuangan itu. “Starter motor pakai kick starter,” tutup Joko.

ANDHIKA KRESNA

Last Updates

Puncak Suryanation Motorland Show Off 2019 Digelar di Jakarta

JAKARTA, 13 November 2019 – Perhelatan puncak dan akbar dunia custom Tanah Air, Suryanation Motorland 2019, akan berlangsung bulan ini. Acara...

3 Motor Konsep Adventure Masa Depan Terbaik di EICMA 2019

MILAN, 13 November 2019 - EICMA 2019 boleh jadi telah usai, namun gempita dan gairahnya masih terasa hingga saat ini. Apalagi, ajang pameran motor...

Inilah Motor Petualang dengan Desain Terbaik di EICMA 2019

MILAN, 11 November 2019 - Husqvarna menampilkan konsep Husqvarna Norden 901, sebuah motor adventure bergaya unik di EICMA 2019. Norden 901 berbasis KTM 890...

Mantap! Kawasaki W800 Terbaru Sudah Bisa Dibeli di Indonesia Seharga Rp 285 Juta

JAKARTA, 8 November 2019 – Kawasaki W800 terbaru, baru saja diperkenalkan ke publik di Tokyo Motor Show 2019, dan kini PT Kawasaki Motor Indonesia...

Vespa GTS Super Tech 300 Sapa Pecinta Vespa di Bandung

JAKARTA, 9 November 2019 – Vespa GTS Super Tech 300 Dealer Open Day dan Community Ride kembali digelar. Kali ini hadir di kota Bandung, berlokasi di...