Beranda NEW BIKES FIRST IMPRESSION: BMW C 400 X, Skutik Super Asik

FIRST IMPRESSION: BMW C 400 X, Skutik Super Asik

JAKARTA, 21 Februari 2019 – Tingginya peminat skutik premium dengan kapasitas mesin di atas 300cc, membuat PT Maxindo Moto Nusantara, pemegang merek BMW Motorrad Indonesia, memperkenalkan BMW C 400 X di flagship store BMW Motorrad Indonesia, Jakarta, Sabtu, 16 Februari 2019 kemarin.

Joe Frans, CEO PT Maxindo Moto Nusantara mengatakan skutik mid-size dengan mesin di kisaran 400cc memang tengah naik daun dibandingkan dengan yang bermesin besar. Dengan kata lain peluangnya di pasar Indonesia cukup besar. “Permintaan di pasar Asia tumbuh tinggi. BMW C 400 X merupakan skuter matik dengan fitur-fitur canggih,” kata Joe Fans.

Usai perkenalan, jurnalis yang datang – termasuk Motovaganza — mendapat kesempatan menjajalnya. Rutenya memang pendek, dan kurang bikin puas, yaitu dari markas BMW Motorrad di Fatmawati memutar menuju Cilandak dan kembali lagi.

Tapi nggak papalah, setidaknya saya bisa merasakan kenyamanan dan performa motor ini meski singkat.

Kualitas C 400 X ini, khas BMW, sangat rapi dan apik. Model ini diimpir langsung dari fasilitas BMW di Lonchin, Cina, yang juga memproduksi F650GS. Desain mid-size scooter ini memang dibuat untuk berkendara di perkotaan – simpel, ringan dan mudah bermanuver. Bodinya lurus dan langsing bahkan dibandingkan model lain seperti Yamaha XMax 400, Suzuki Burgman 400, Kymko Xciting 400i, atau SYM 400i.

Bagian depan mirip-mirip BMW GS yang bisa dilihat dari front mudguard dan headlight asimetris dengan full LED dan DRL. Bagian belakangnya ramping sehingga memudahkan saat menghadapi jalanan sempit atau berada di tengah-tengah kemacetan. Bagian depan dilengkapi windscreen yang bisa menahan angin. Tapi windscreen ini paten tidak bisa dinaikkan atau diturunkan.

Setelah mengenakan protector lutut dari ROB 1 dan helm, saya duduk di jok C 400 X. Jok empuk dibuat bertingkat sehingga penumpang belakang tidak akan melorot-melorot ke depan. Di sebelahnya terdapat besi untuk pegangan atau mengikat barang. Tinggi tempat duduk 775 mm, sangat pas bagi postur kebanyakan orang Indonesia.

Menghidupkan mesin sangat mudah karena sudah menggunakan teknologi Keyless Ride. Anda cukup menekan satu tombol yang berada di bawah handlebar untuk membuat motor stand by. Untuk menghidupkan motor cukup tekan tombol starter di bagian kanan handle bar. Oh ya, tombol yang ada di tengah ini punya banyak fungsi seperti mematikan mesin, mengunci setang, membuka tangki bensin, dan storage compartement.

Begitu starter ditekan, mesin menyala. Suara yang dikeluarkan knalpot tidak terlalu besar. Satu fitur inovatif di motor ini adalah penggunaan BMW Motorrad Connectivity. Anda bisa menghubungkan smartphone milik Anda dengan motor dan helm lewat penggunaan Bluetooth.

Dihadirkan lewat layar TFT berukuran 6.5 inci yang bisa diatur menggunakan controller di handlebar sebelah kiri. Jadi, Anda bisa mendengarkan musik atau mengetahui rute dengan navigasi. Bahkan jika dikombinasikan dengan BMW Motorrad communication system Anda bisa berkomunikasi dengan pengendara lain atau bahkan melakukan panggilan telpon. Aplikasi ini bisa diunduh di App Store untuk iOS, maupun Google Play untuk Android.

Ketika mulai keluar ke jalan, mesin satu silinder berkapasitas 350cc yang dipasang pada C 400 X terasa cukup responsif. Mesin ini disebut BMW mampu menghasilkan tenaga 34 hp (25 kW) pada 7500 rpm dan torsi 35 Nm pada 6000 rpm. Namun penggunaan transmisi CVT (continous variable transmission) memang membuat tuas gas harus ‘diurut’ untuk mengeluarkan tenaga.

BMW menyebut motor ini mampu melakukan sprint 0-100 km/jam dalam 9.5 detik. Sedangkan maximum speed mencapai 149 km/jam. Jalanan yang cukup ramai pagi tersebut membaut Motovaganza harus berhati-hati. Sempat mendapat ruang kosong, tuas gas dipuntir dalam-dalam. Speedometer dengan cepat mencatat angka 121 km/jam, pengendaliannya stabil.

Dengan bobot 204 kg atau 6 kg lebih ringan dibandingkan Yamaha XMax, membuat motor ini cukup mudah dikendalikan di jalan sehingga kita tidak merasa tengah membawa motor berukuran ‘besar’. Kenyamanannya ditunjang swingarm yang tingkat keempukannya pas. Tidak terlalu keras ketika berada di jalanan bergelombang.

Sistem pengereman C 400 X sudah dilengkapi dengan ABS and Automatic Stability Control (ASC). Rem Bybre (ByBrembo) caliper dikombinasikan dengan disk berukuran besar sangat mumpuni. Saat dikendari di kecepatan 100 km/jam, kemampuannya menghetikan laju motor sangat baik. Two-channel Continental ABS bekerja dengan baik, apalagi velg – 14 inci di depan dan 15 inci di belakang – dengan ban bertapak lebar membuat kontak dengan permukaan aspal tetap terjaga.

Oh ya, ada satu fitur lagi yang menarik yaitu bagasi yang sudah dilengkapi dengan Flex Case. Saat Anda membuka bagasi, Anda akan mendapatkan ruang panjang tepat di bawa jok. Di bagian depan bisa memuat helm half face. Nah menariknya, di bagian belakang bisa diperlebar sehingga muat helm full face. Rahasianya, di bagian bawah belakang ada soft case yang bisa diturunkan sehingga mendapatkan bagasi lebih besar. Tapi Flex Case ini berfungsi saat berhenti saja. Jika digunakan, maka motor tidak bisa dihidupkan.

Ada tiga pilihan warna yang ditawarkan yaitu Zenith Blue Metallic, Alpine White dan Black Storm. Sedangkan untuk harga dijual Rp 259.000.000 off the road Jakarta.

RAJU FEBRIAN

Last Updates

Adakah yang Mampu Mengalahkan Marc Marquez di MotoGP?

Le Mans, 21 Mei 2019 - Adakah yang mampu mengalahkan Marc Marquez di MotoGP musim ini? Sampai saat ini tidak ada. Ini terlihat dari...

Dukung Minat Baca, FIFGROUP Resmikan Reading Corner di 5 Kota

JAKARTA, 20 Mei 2019 – Banyak cara dilakukan untuk meningkatkan minat membaca dan kreatifitas siswa. PT Federal International Finance atau...

KTM Owner Community Indonesia, Bentuk Divisi Talent and Freestyle

JAKARTA, 20 Mei 2019 – Pengembangan diri terus dilakukan KTM Owners Community Indonesia atau yang disingkat KOCI. Komunitas pengguna sepeda...

Dimas Ekky Terjatuh, Marquez Raih Podium Moto2 Prancis

Le Mans, 20 Mei 2019 - Alex Marquez akhirnya naik podium pertama untuk pertama kalinya sejak balapan di Motegi 2017 silam. Kemenangan di balapan...

Pembalap Inggris Menjadi “Raja Prancis”

Le Mans, 20 Mei 2019 - Balapan Moto3 selalu menyajikan pertarungan ketat sejak awal start hingga finish. Gambaran sengitnya pertarungan antar pembalap seolah menjadi...