Beranda UPDATES Federal Oil, Jadi Pelopor Pelumas Bersertifikasi SNI

Federal Oil, Jadi Pelopor Pelumas Bersertifikasi SNI

JAKARTA, 11 September 2019 – PT Federal Karyatama selaku produsen Federal Oil sudah mendapatkan sertifikasi SNI sejak tahun 2017 sekaligus sebagai pelopor pelumas bersertifikat SNI. Hal ini menandakan Federal Oil memiliki standar teknis yang dapat dipertanggungjawabkan dan kualitas yang terjamin untuk konsumen.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mewajibkan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produk pelumas atau oli yang beredar di Indonesia. Peresmian kewajiban sertifikasi SNI tersebut mulai diberlakukan pada Senin, 10 September 2019, dalam acara pameran Industri Kimi Hilir 2019 di gedung Kemenperin.

Kewajiban SNI tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 25 Tahun 2018 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia Pelumas Secara Wajib.

Patrick Adhiatmadja, CEO PT Ferderal Karyatama mengatakan menyambut baik penetapan wajib SNI bagi pelumas di Indonesia, dengan begitu konsumen dapat terlindungi dari peredaran oli yang tidak teruji kualitasnya.

“Aturan SNI ini lebih menjaga kualitas mutu dan menyaring produsen-produsen yang nakal. Selanjutnya adalah bagaimana penerapan SNI itu di lapangan, bagaimana langkah-langkah dan penanganannya jika ditemukan pelumas yang belum atau tidak bersertifikasi SNI, ini yang harus kita fikirkan langkah selanjutnya,” kata Patrick dalam keterangannya.

Patrick menambahkan, proses pendaftaran sertifikasi SNI pada produk Federal Oil tidaklah mudah, harus melalui beberapa tahapan dan pengujian laboratorium yang sudah ditentukan dari Kementerian Perindustrian.

Selama pameran Industri Kimia Hilir 2019 yang diselenggarakan oleh Kemepnerin mengangkat tema “Industri Kimia Hilir Nasional Yang Berdaya Saing Menuju Era Industri 4.0” Federal Lubricants turut berpartisipasi selama 4 hari sejak 10-14 September 2019. Selama pameran Federal Lubricants menghadirkan pelumas-pelumas terbaik yang sudah bersertifikasi SNI dan juga beragam promo menarik.

RAJU FEBRIAN