Beranda UPDATES Cagiva Reborn, Kini Hadir Sebagai Sepeda Motor Listrik

Cagiva Reborn, Kini Hadir Sebagai Sepeda Motor Listrik

ROMA, Motovaganza.com – Cukup lama menghilang, Cagiva akan segera comeback. Pabrikan asal Italia itu siap kembali ke kancah otomotif. Bedanya, jika dulu dikenal dengan motorsport dan dirtbike serta trail, kini mereka akan lahir kembali sebagai perusahaan sepeda motor listrik. Produk pertamanya diduga memakai basis dari motor lansiran Loncin, pabrikan motor asal Cina.

Sejatinya, Cagiva punya sejarah apik. Ia berdiri pada 1950 di Varese hasil tangan Giovanni Castiglioni. Awalnya mereka adalah produsen komponen sebelum beralih memproduksi motor pada 1978. Cagiva sendiri adalah kependekan dari CAstiglioni GIovanni VArese. Berbagai model pernah dilahirkan. Bahkan mereka pernah juara di Paris Dakar dan motorcross, serta turun di Grand Prix.

Masalah finansial yang menghantam membuat Cagiva menutup lini produksi mereka di 2012. Selanjutnya, MV Agusta sebagai induk perusahaan, mengambil keputusan untuk kembali melahirkan brand Cagiva pada 2015. Kemudian di 2018, perusahaan asal Italia itu memublikasikan Cagiva berfokus kepada kendaraan niremisi alias motor listrik.

Singkat cerita, MV Agusta berkongsi dengan Loncin Motor Co., Ltd untuk memproduksi sepeda motor bertenaga bensin kecil-menengah. Dengan mesin berkisar 350-500 cc. Aliansi strategis yang mereka lakukan pada Juli 2019, memungkinkan MV Agusta untuk memperbesar portofolio produknya. Tujuan utamanya meningkatkan brand secara global, dan memperluas akses ke Asia melalui kemitraan dengan Loncin. Loncin pun sebaliknya, ia ingin memasuki pasar segmen premium dengan kisaran 800 cc.

Baca juga: Bengis! MV Agusta Dragster 800RR Hasil Kolaborasi dengan TheArsenale
Baca juga: Pilihan Cruiser Kelas Menengah, Honda Rebel atau Kawasaki Vulcan S?

Visi Masa Depan

Ekspansi MV Agusta berkat tangan dingin Timur Sardarov, sebagai CEO. Ia berani mengambil langkah untuk menguatkan brand mereka. Visi dan misi yang sedang ia jalani yakni melakukan kerja sama dengan pabrikan lain. Keputusan ini tidak pernah terjadi di bawah kepemimpinan Giovani Castiglioni.

Timur juga memasang visi menuju era kendaraan modern, termasuk soal kendaraan listrik. Inilah yang mendasari mereka menggandeng perusahaan roda dua asal Tirai Bambu. Selain sepeda motor konvensional, ia juga punya produk motor listrik. Loncin sebagai pemegang merek Voge punya produk niremisi andalan, yakni Voge ER 10. Kendaraan ramah lingkungan itu sudah dikenalkan saat pameran EICMA 2019. Ini yang diduga menjadi basis Cagiva listrik.

Memang belum banyak informasi terkait model yang akan digarap Cagiva. Meski banyak yang beranggapan, wujudnya tidak jauh beda dengan Voge ER 10. Memiliki bentuk bodi yang sporty, sesuai dengan karakter motor Cagiva. ER 10 dilengkapi rangka alumunium ringan, ban tubeless, rem cakram depan maupun belakang, semua pencahayaan berteknologi LED, panel meter digital, suspensi depan upside down, sistem ABS dan port USB.

Produk asal Cina itu berjenis naked bike, memiliki tenaga 14 kW dan torsi 42 Nm. Dengan bobot 115 kg termasuk baterai 25 kg, ia masih bisa meraih top speed hingga 100 km/jam. Ia memiliki jangkauan jelajah yang diklaim sekitar 100-120 km dengan sekali pengisian daya. Menggunakan baterai Panasonic 18650 berkapasitas 60 V 70 Ah. Tenaga yang dihasilkan memang tidak besar, kerena memang dirancang murni untuk transportasi perkotaan.

Sumber: Electrek

Baca juga: Cagiva Terlahir Kembali sebagai Merek Sepeda Motor Listrik

ZENUAR YOGA | RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube The Official Oto