Beranda MOTORSPORTS Berlinang Air Mata, Johann Zarco Putuskan Kontrak KTM

Berlinang Air Mata, Johann Zarco Putuskan Kontrak KTM

Austria, 14 Agustus 2019 –  Johann Zarco memiliki skill berkendara yang mampu menciptakan momen magis dia atas aspal trek balapan. Pria berkebangsaan Prancis ini pun bukan pembalap “kaleng-kaleng” karena mampu meraih dua gelar juara dunia ketika masih berlaga di ajang Moto2.

Johann Zarco melakukan debut Grand Prix-nya pada musim 2009 di seri pembuka Grand Prix Qatar bersama WTR San Marino Team-Aprilia kategori 125cc. Zarco naik kelas ke Moto2 pada tahun 2012 dan menjadi juara pada tahun 2015-2016.

Dengan segudang harapan, Zarco pindah ke MotoGP tahun 2017. Di awal debutnya Zarco yang sangat bertalenta berhasil memesona seluruh fans MotoGP. Walau hanya bergabung dengan tim satelit Yamaha, Zarco berhasil meraup 3 podium, 2 pole dan 4 fastest lap. Angka pole dan podium yang sama berhasil dia bukukan tahun 2018.

 

Sumber: motogp.com

Langkah kontroversial dia lakukan ketika pindah dari Yamaha Tech 3 ke KTM untuk MotoGP 2019. Dia bahkan menandatangani kontrak selama dua tahun bersama manufaktur Austria itu. Kita tentu tahu bahwa meski disokong oleh modal besar, KTM masih belum mampu menunjukkan performa luar biasa. Kepindahan ini pun sempat dikomentari oleh Marc Marquez yang menyebut Yamaha kehilangan seorang pembalap yang hebat.

Benar saja, Johann Zarco tertatih-tatih di KTM. Dia tidak mampu berprestasi dan bersaing dengan Pol Espargaro yang berhasil mempersempahkan podium 3 pertama untuk KTM di MotoGP. Zarco memang mampu mempersembahkan front row (start 3) bagi KTM di Brno. Namun, lagi-lagi tak mampu mempersembahkan hasil terbaik.

Kegagalan demi kegagalan membuat hati Zarco gundah. Dia sempat beberapa kali mencurahkan perasaannya ke media, namun semua itu tidak mampu mengobati performanya di MotoGP. Bukan karena dia tidak jago, tetapi karena tak mampu beradaptasi dengan motor KTM, dan KTM belum menemukan racikan terbaik untuk meningkatkan RC16 di MotoGP.

Sumber: autosport.com

Puncak kekecewaan Zarco terjadi usai GP Austria. Kembali tampil pas-pasan bersama KTM, dia pun mengajukan permohonan penghentian kontrak. Menurut Pit Beirer, bos motorsport KTM, Zarco dengan airmata yang mengalir, meminta penghentian kontrak. Ya, juara dunia dua kali ini begitu kecewa dan sedih.

Beirer menggambarkan keputusan Zarco dapat dimengerti sekaligus sangat sedih setelah langkah itu disepakati dalam pertemuan di Red Bull Ring. “Itu bukan keputusan kami sendiri,” kata Beirer di jaringan milik Red Bull, Servus TV. “Johann datang kepadaku dan Mike Leitner pada Sabtu malam, dia ingin membuat janji dengan kami.”Kami sedikit terkejut, karena waktunya agak tidak biasa untuk penghentian kontrak.

“Dia duduk di depan kami, benar-benar tegang dan dengan berlinangan air mata, mengatakan bahwa saat ini dia tidak bisa mengatasinya lagi dan dia ingin keluar dari kontrak. Tidak ada banyak ruang untuk membahas apa pun. Keputusannya begitu tegas dan begitu jelas dan benar-benar menyedihkan,” jelas Beirer.

Sumber: motogp.com

“Bagi kami, momen itu sebenarnya sangat menyedihkan, tetapi kami juga ingin membantunya keluar dari situasi ini, dan tidak membebani dia lebih jauh lagi. Sebagai manusia dan sebagai seorang pria, sungguh kejam melihat bagaimana dia duduk di sana sembari bersedih. Di sisi lain, dari perspektif olahraga, kami dapat mengerti. Dia melihat dirinya terpuruk bersama kami, dan sekarang dia hanya ingin memperbaiki dirinya,” lanjut Beirer.

Zarco menulis di akun Instagramnya bahwa meninggalkan KTM adalah “keputusan sulit”. “Saya memiliki kesempatan untuk melakukan pekerjaan terbaik di dunia, dan saya ingin melakukannya dengan senyuman, berlomba meraih podium,” sebutnya kepada MotoJournal.