Beranda UPDATES Arch Motorcycles Kenalkan 3 Model Baru V-Twin

Arch Motorcycles Kenalkan 3 Model Baru V-Twin

CALIFORNIA, 17 November 2017 — Arch Motorcycle membuat banyak orang ternganga saat memperkenalkan tiga model barunya di ajang EICMA Show 2017 lalu.

Pabrikan asal California, Amerika Serikat itu, memperbarui KRGT-1, meluas segmen cruiser dengan single-sided swingam Arch 1s, dan mengejutkan dengan ultra-exclusive Method 143.

Menggunakan mesin presisi, serat karbon, mesin V-twin, dan semua komponen ultra-premium, Arch menjadi salah satu motor kustom dan handmade yang pantas diperhitungkan.

2018 Arch KGRT-1

KRGT-1 dikembangkan pada tahun 2015 sebagai custom, luxury power cruiser. Motor baru ini didukung oleh mesin S&S 124ci yang dibangun di atas sasis baja yang sangat mirip dengan subframe aluminium. Untuk model 2018, Arch memperbarui beberapa komponen, terutama garpu 48mm, display gauge, kaliper rem depan enam piston dengan ABS opsional, dan bentuk tangki yang didesain ulang. Lebih dari 200 bagian mesin CNC. Sangat cocok bagi Anda menyuka kustom.

– 124ci, 2.032cc American V-twin engine
– Bingkai baja dengan subframe aluminium mesin CNC
– Garpu Öhlins FGRT dan shock belakang Arch
– Velg BST serat karbon lima palang
– Forward-control / mid-control
– Kustom bagi setiap klien

2018 Arch 1s

Arch 1s adalah motor V-twin sport / cruiser hybrid terbaru, yang didukung oleh mesin S&S 124ci dan dibangun di atas subframe aluminium berteknologi CNC dan single-sided swingarm. Setang rendah dengan kontrol kaki yang tinggi membuat pengendara berada dalam posisi yang jauh lebih agresif daripada KRGT-1. Tangki gas serat karbon kian menambah tampilan agresif motor ini, plus knalpot 2-ke-1 yang baru.

– 124ci, 2.032cc American V-twin engine
– CNC-machined untuk aluminium backbone dan subframe
– CNC-machined aluminium dan serat karbon di tangki bahan bakar
– Velg serat karbon BST tujuh-palang
– ABS sebagai opsional
– Euro 4 compliant

2018 Arch Method 143

Menggunakan campuran serat karbon, aluminium, dan kulit membuat motor ini benar-benar menakjubkan. Diproduksi terbatas hanya 23 unit, Arch menyebut ini sebuah “concept production bike,” mungkin karena styling seperti ini hanya pernah dilihat pada konsep. Mesin S&S 143ci (2.343cc) ditempatkan di dalam chassis MonoCell serat karbon. Kerjasama dengan Suter Industries menghasilkan swingarm dengan penutup serat karbon. SC Project – perusahaan yang membuat knalpot untuk motor MotoGP Marc Marquez (Repsol Honda) – mengembangkan sistem pembuangan titanium dan serat karbon lengkap. Velg serat karbon dari BST dirancang oleh Arch khusus untuk motor ini.

– 143ci, 2.343cc American V-twin engine
– Aluminium berbahan dasar CNC yang dirancang dengan Suter Industries, swingarm satu sisi dengan penutup serat karbon
– Bodywork berbahan baku CNC dengan jok kulit berlapis
– Layar dasbor seperti ponsel yang didesain khusus
– Garpu Öhlins FGRT
– Knalpot full titanium /carbon fiber SC Project
– Velg BST dari serat karbon BST yang didesain Arch
– Desain lampu depan unik

RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Kupas Tuntas Honda BeAT Varian Tertinggi

JAKARTA, Motovaganza.com -- Ada hal menarik pada Honda BeAT generasi terbaru. PT Astra Honda Motor (AHM), menambahkan sub-varian yang sebelumnya...

FAT Motor Borong Gelar di Customaxi x Yamaha Heritage Built 2020

JAKARTA, Motovaganza.com – Bengkel modifikasi FAT Motor berhasil mendominasi gelaran Customaxi x Yamaha Heritage Built 2020 yang berlangsung di Bekasi,...

Vespa GTS Super Tech 300 Sapa Pecinta di Surabaya

SURABAYA, Motovaganza.com – PT Piaggio Indonesia langsung menggelar acara di awal tahun 2020. PT Piaggio Indonesia menggelar acara Vespa GTS Super...

Resmi! Harga Yamaha NMax Baru, Murah Dikit dari Honda PCX

JAKARTA, Motovaganza.com – Resmi sudah. Yamaha akhirnya mengumumkan harga Yamaha NMax 2020. Kejutannya, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) membanderol...

Perbandingan Honda Beat Baru, Suzuki Nex II dan Yamaha Mio M3

JAKARTA, Motovaganza.com -- Honda BeAT tak lagi ketinggalan dari Suzuki Nex II. Bahasannya tentu menyasar soal fitur, karena PT Astra...