Beranda CUSTOMIZED 5 Hal Penting Saat Mengubah Motor Menjadi Scrambler

5 Hal Penting Saat Mengubah Motor Menjadi Scrambler

JAKARTA, 27 Desember 2016 – Memiliki motor dengan penampilan standar kerap membuat orang tidak puas. Saat ini kepopuleran motor dengan penampilan dual purpose, dirt bike, scrambler bahkan flat track tengah mewabah. Khusus bagi Anda yang menginginkan ubahan penampilan motor anda menjadi scrambler berikut lima hal penting yang perlu diperhatikan.

Seperti yang dilansir situs www.bikeexif.com disebutkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat motor kesayangan menjadi bentuk scrambler. Sesuai dengan namanya, basis motor yang umumnya digunakan biasanya berbasis motor laki atau lebih dikenal batangan.

Ini merupakan langkah pertama yang juga dianggap penting karena scrambler umumnya memiliki suspensi tinggi di bagian depan dan belakangnya walau jenis skutik pun kini juga sudah mulai meniru gaya off road seperti Honda City ADV (Adventure) Concept Scooter.

Langkah kedua, pastikan motor anda mendapat kaki-kaki (suspensi) besar dan juga tinggi. Hal ini juga sangat diperlukan karena penggunaannya yang 80% digunakan di medan jalan non-aspal (on road).

Nama scrambler sendiri diambil dari terjemahan kata yang berarti “pengacak”, sesuai dengan arti nama yang di usung, motor jenis scrambler umumnya untuk berpetualang di jalan tanah, bebatuan dan lumpur pada rute yang baru. Motor scrambler juga terkesan memiliki penampilan yang berkesan “cuek”.

Selain basis motor dan kaki-kaki, bentuk knalpot pada motor beraliran jenis scrambler juga unik. Umumnya motor scrambler memiiki suara yang keras dan juga letak yang lebih tinggi karena penggunaan motor yang siap menerjang air sungai di atas pegunungan. Umumnya letak knalpot ada diantara mata kaki dan juga pangkal paha pengendara atau setidaknya lebih tinggi diatas lengan ayun belakang motor.

Langkah berikutnya menyangkut kinerja mesin. Walau memiliki kesan “cuek” serta dekil, motor scrambler wajib memiliki mesin yang fit dan juga tahan menghadapi segala medan termasuk cuaca. Ini artinya mesin dari motor beraliran scrambler juga harus sedikit tahan air terutama pada bagian pembakarannya dan juga asupan bahan bakar.

Banyak builder “mengakalinya” dengan menggunakan sealer berbahan karet sebagai antisipasi masuknya air kedalam ruang bakar motor termasuk seal pada bagian suspensi depan agar air dan tanah tidak menghalangi kinerja suspensi yang biasanya menggunakan tipe teleskopik.

Langkah terakhir adalah bagian penerangan. Walau pengunaannya lebih didominasi di alam seperti pegunungan atau pesisir pantai bahkan sungai kering yang penuh bebatuan. Lampu bagian depan dan belakang menjadi piranti penting bagi motor beraliran scrambler baik itu berkapasitas mesin besar maupun mini-scrambler. Selain menjadi penerangan bagi pengendaranya, lampu juga dapat dijadikan alat bantu signal bagi anda yang melakukan perjalanan beserta rombongan.

ANDHIKA KRESNA

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Honda CX500 Turbo, Motor Pertama yang Pakai Induksi Paksa

JAKARTA, Motovaganza.com -- Jika membahas motor berturbo, boleh jadi pemikiran masyarakat tertuju pada Kawasaki H2. Padahal, tiga puluh tahun lalu...

Yamaha XMax dan Aerox Warna MAXI Signature, Makin Kinclong

JAKARTA, Motovaganza.com – Yamaha paling getol menggenjot model barunya di awal tahun 2020 ini. Yang terkini PT Yamaha Indonesia Motor...

Peraturan Baru MotoGP 2020 Ternyata Mengejutkan

JAKARTA, Motovaganza.com - MotoGP musim 2020 akan segera dimulai. Sebagai kelanjutan dari musim kompetisi tahun lalu, sejumlah penyesuaian kecil tapi penting akan ditetapkan untuk...

Ini Model-Model Honda yang Laris di Luar Negeri

JAKARTA, Motovaganza.com – Honda masih menjadi merek sepeda motor yang paling banyak diekspor dari Indonesia. Selama 12 bulan tahun 2019...

Bakal Panas! Yamaha Siapkan R25 3-Silinder Tantang Ninja 250

JAKARTA, Motovaganza.com – Persaingan motor sport 250 cc sepertinya akan kembali memanas. Peta persaingan antara Yamaha, Kawasaki, dan Honda belum...