Home BLOGS 5 Langkah Mudah Membuat Motor Irit Bahan Bakar

5 Langkah Mudah Membuat Motor Irit Bahan Bakar

SHARE

JAKARTA, 30 Desember 2016 – Bagi anda yang sering menggunakan motor sebagai alat transportasi dalam menunjang rutinitas harian mungkin berharap bahan bakar atau bensin yang digunakan agar selalu irit. Nah, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan.

A post shared by Carvaganza.com (@carvaganza) on

Selain servis berkala. pastikan selalu angin di ban motor anda terisi penuh sesuai dengan ukuran tekanan angin. Informasi tekanan angin bisa anda lihat pada sisi ban motor anda selain ukuran ketebalan dan diameter ban (Baca: Kenali Jenis Ban Motor Anda)

Pasalnya angin yang kurang atau tidak terisi maksimal menyebabkan penampang ban yang bersentuhan dengan aspal makin lebar. Dengan demikian, motor harus mengeluarkan tenaga lebih besar dan itu artinya BBM yang “dihisap” juga makin banyak.

Langkah selanjutnya, pastikan Anda selalu mengganti oli mesin sesuai dengan petunjuk buku manual pada masing-masing motor. Buku ini umumnya diberikan setiap pabrikan motor saat pertama kali anda membeli motor tersebut. Pergantian oli yang tidak benar selain bisa membuat mesin rusak, pemakaian bensin juga makin boros. Daya lumas oli yang baik atau rutin diganti akan membuat putaran mesin menjadi ringan, pemakaian bensin pun akan lebih irit. (Baca: Honda BeAT Esp Catat Rekor Konsumsi BBM 105 Km/Liter).

Di bagian ruang bakar, perangkat kecil bernama busi juga dapat menyebabkan penggunaan bensin menjadi boros apabila usia yang digunakan telah melewati masa pemakaian. Hal ini terkait pembakaran yang tidak sempurna di ruang bakar. Jika busi kurang optimal mengkonversi bensin menjadi energi dengan maksimal motor pun akan butuh lebih banyak bensin untuk menghasilkan energi yang dibutuhkan motor untuk bergerak.

Terakhir, pastikan motor anda sudah dibekali fitur elektronik seperti full injection dan memiliki fitur riding mode. Fitur ini akan bekerja saat membuka putaran gas secara perlahan (ngurut). Selain itu, jika anda ada di posisi konstan antara 20-60 km/jam peranti elektronik ini pun akan aktif sehingga BBM pun akan menjadi irit.

Jika motor anda telah dilengkapi dengan riding mode, pastikan anda menggunakan riding mode di posisi normal bukan sport, touring atau sport+ yang akan membuat bensin motor anda akan menjadi lebih tekor karena tidak sesuai dengan penggunaan sesuai dengan kebutuhan

ANDHIKA KRESNA

SHARE



MotoGP: Marquez Juara, Rossi Finish P5 dengan Kaki Patah

ARAGON, 24 September 2017 – Marc Marquez (Repsol Honda) merebut kemenangan keenamnya musim ini setelah memenangi MotoGP Gran Premio Movistar...

Ribuan Rider Meriahkan Distinguished Gentlemans Ride Bandung 2017

BANDUNG, 24 September 2017 -- Ajang motoran klasik dan vintage Distinguished Gentlemans Ride 2017 di Bandung mendapat sambutan meriah. Ribuan...

ComSar Invest Ambil Alih MV Agusta

VARESE, 24 September 2017 - Salah satu produk big bike asal Italia yaitu MV Agusta dikabarkan tengah mengalami kesulitan keuangan....

Suzuki All New Satria F150 Muncul dengan 5 Warna Baru

JAKARTA, 24 September 2017 - Ajang Bursa Motor (Burtor) 2017 sudah dimulai. Memanfaatkan ajang tersebut PT Suzuki Indomobil Sales (SIS)...

The Sinatra II, American Chopper Bobber

YOGYAKARTA, 24 September 2017 – Memodifikasi motor memang tugas yang tak pernah puas. Seperti Achmad Zulkarnain misalnya. Motor yang ia...