Home BLOGS Wahmadi, Penggemar Sejati Valentino Rossi Asal Pekalongan

Wahmadi, Penggemar Sejati Valentino Rossi Asal Pekalongan

SHARE

JAKARTA, 30 Juni 2016 – Ada yang menarik dalam gelaran nonton bareng MotoGP Assen 2016 yang dihelat Cargloss Proriders dan Motovaganza di Atrium Hall Cargloss Proriders, fx Sudirman, Senayan, Jakarta. Di antara para penonton ada Wahmadi yang rela jauh-jauh datang dari kota kelahirannya di Pekalongan, Jawa Tengah. Tujuannya hanya satu mendukung pembalap idolanya, Valentino Rossi.

A post shared by Carvaganza.com (@carvaganza) on

Melihat penampilanya, pria berusia 36 tahun ini sangatlah kontras dengan atribut warna kuning khas pendukung The Doctor. Ia menggunakan mulai dari topi, kaos hingga payung yang dibawanya merupakan original aksesories VR46 asli buatan Italia.

Barang-barang ini termasuk barang mewah bagi pria yang bekerja sebagai kuli bagunan ini. Ia mengatakan mengidolakan Rossi sejak tahun 2006 yang lalu. Wahmadi senang melihat aksi The Doctor dengan gaya balap yang agresif dan playfull dalam setiap seri MotoGP. “Iya, saya suka sama Valentino Rossi sejak tahun 2006 lalu. Semua tentang Rossi pasti saya beli. Saya menabung untuk membelinya mas,” ujar kepada Motovaganza.

Ia menceritakan kecintaannya pada Rossi membuat ia pernah melakukan hal-hal rada gila untuk sebagian orang. Ia menjual motor kesayangannya, Yamaha Jupitez Z, untuk membeli tiket nonton MotoGP Sepang tahun 2007. Namun di sinilah justru ada kejadian menarik dengan sang idola.

Baca Juga:  MotoGP: Persaingan Makin Ketat, Marquez Samai Nilai Davizioso

Berangkat menggunakan jasa biro perjalanan dengan program wisata nonton MotoGP, Wahmadi bertekad bertemu dengan Valentino Rossi. Tujuannya adalah memberikan surat tentang dirinya dan sebuah film garapan sendiri yang bercerita tentang kegilaan dirinya akan Rossi di setiap aktifitasnya. Wahmadi nekad melompati pagar dan menyelinap ke dalam paddock Yamaha usai balapan di gelar di Sepang, Malaysia.

“Saya nekad masuk tanpa pikir panjang apa yang terjadi. Saat saya masuk, semua pada heran dan bingung melihat keberadaan saya. Begitu saya lihat Valentino Rossi lagi duduk, saya langsung datangi dan salaman. Saya memberikan surat dan film itu. Semua tim mendukung saya dan memintanya berfoto bersama Vale,” tambahnya.

Setelah kejadian tersebut, ia diamankan tim marshall dan di karantina selama beberapa jam. Anggota tim Rossi memberikan pernyataan jika Wahmadi seorang fans berat dan tidak membahayakan. Petugas keamaman pun akhirnya melepaskan dirinya.

Sembari memperlihatkan album foto dirinya dengan moment bersama Valentino Rossi Wahmadi berpesan, “Menjadi fans berat itu harus mau rela berkorban. Kalau bisa menggunakan akseoris yang asli, gak apa-apa mahal, kan bisa nabung tapi juga harus sesuai dengan kemampuan,” katanya kepada Motovaganza.

Baca Juga:  MotoGP: Kesabaran Beri Marquez Juara GP San Marino

Salute Mas Wahmadi!

ANDHIKA KRESNA

SHARE



Kepolisian Inggris Uji Suzuki Burgman Hydrogen Fuel Cell Scooter

LONDON, 20 September 2017 - Kesadaran kendaraan ramah lingkungan mulai dilakukan banyak pihak. Salah satunya The Metropolitan Police Service (The...

Gerry Salim Siap Perbesar Peluang Juara ARRC 2017 di Chennai

JAKARTA, 20 September 2017 -- Pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Gerry Salim bertekad memperbesar peluang juara Asia Road Racing...

DP Ringan Suzuki GSX di Burtor 2017

JAKARTA, 20 September 2017 – Suzuki kembali ikut serta dan memeriahkan gelaran Bursa Motor (BURTOR) yang pada Sabtu dan Minggu, 23 –...

Distinguished Gentleman’s Ride 2017 Siap Digelar Akhir Pekan Ini

BANDUNG, 19 September 2017 – Untuk keenam kalinya aksi motoran bergaya klasik dan vintage, Distinguished Gentleman’s Ride, akan kembali digelar....

Rayakan HUT ke-29, BBMC Indonesia Angkat Tema The Sacred Five

JAKARTA, 18 September 2017 – Bikers Brotherhood Motorcycle Club (BBMC) Indonesia tahun ini merayakan ulang tahunnya yang ke-29. Acara puncak...