Home MOTORSPORTS Jadwal Padat, Ali Adriansyah Siapkan Strategi Hadapi Assen

Jadwal Padat, Ali Adriansyah Siapkan Strategi Hadapi Assen

SHARE

JAKARTA, 21 April 2018 – Jadwal padat harus dihadapi pembalap Indonesia, Ali Adriansyah Rusmiputro. Setelah pekan lalu turun di putaran pertama World Supersport 300 (WSSP300), ia sudah harus kembali bertarung di putaran kedua di Sirkuit Assen, Belanda, pada 20-22 April 2018. Balapan ini bagi Ali Adriansyah menjadi balapan ketiga dalam tiga pekan terakhir.

Sebelumnya, pada awal April silam, pebalap kelahiran 1993 itu menjalani balapan di CEV Supersport 300. Sepekan kemudian ia turun di Sirkuit Motorland, Aragon (16 April 2018) dalam ajang WSSP300. Dan pekan ini ia harus terbang ke Negeri Kincir Angin, menyambangi Sirkuit Assen untuk kembali mengikuti WSSP300.

Padatnya jadwal balap sudah dipahami dan diantisipasi Ali Adriansyah maupun manajemen yang memayunginya yaitu Mahkota Rusmindo International. Oleh sebab itu, mereka menjalankan berbagai program sebelum musim balap berjalan. Menghadapi Assen, pebalap Yamaha MS Racing bernomor 12 itu mengaku siap.

“Saya datang ke Assen dengan tekad untuk melakukan yang terbaik,” ucap Ali Adriansyah. Meski tak punya waktu panjang untuk berlatih, tidak membuat persiapannya terganggu. “Yang penting kita tetap fokus dan enjoy,” imbuhnya.

Tantangan yang dihadirkan oleh Assen memang menarik. Panjangnya yang 4,545km dihiasi oleh 12 tikungan ke kanan dan 6 tikungan ke kiri, kombinasi antara slow corner maupun fast corner. Inilah sirkuit yang menurut banyak kalangan sangat teknikal. Kondisi sepeda motor dan skill pebalap benar-benar diuji.

Ali Adriansyah mengatakan kunci menaklukkan Sirkuit Assen adalah settingan motor yang tepat dan tetap fokus pada racing line. Pasalnya untuk mendapatkan ritme yang baik di Assen, seorang pebalap harus benar-benar disiplin terhadap titik pengereman maupun titik masuk pada sebuah tikungan. Satu kesalahan pada satu tikungan akan merembet pada tikungan berikutnya, yang ujung-ujungnya membuat catatan waktu menjadi buruk.

Belum lagi rider Kawasaki dan KTM memiliki keunggulan dibanding Yamaha, mengingat kubikasi mesin kedua sepeda motor itu jauh lebih besar.

RAJU FEBRIAN

SHARE



Dewi Fortuna Amankan Podium Rossi di Prancis

LE MANS, 21 Mei 2018 -- Valentino Rossi, pembalap veteran dari tim MotoGP Movistar Yamaha, sekali lagi menunjukkan kelasnya sebagai...

Nonton Bareng MotoGP Bareng Komunitas Honda di 28 Kota

JAKARTA, 21 Mei 2018 -- PT Astra Honda Motor (AHM) mengajak bikers pecinta sepeda motor sport Honda, khususnya Honda CBR Series, menjadi...

MotoGP: Marquez Unggul 36 Poin dari Vinales di Klasemen Sementara

LE MANS, 20 Mei 2018 – Marc Marquez makin unggul di klasemen sementara pembalap menyusul kemenangan yang diraihnya di HJC...

MotoGP: Marc Marquez Dominan, Raih Kemenangan Ketiga Musim Ini

LE MANS, 20 Mei 2018 -- Marc Marquez lagi-lagi tampil dominan. Pembalap Repsol Honda ini kian unggul di puncak klasemen...

Moto3 CEV: Suspensi Bermasalah, Gerry Salim Finish ke-25 di Le Mans

LE MANS, 20 Mei 2018 -- Pembalap binaan Astra Honda Motor (AHM), Gerry Salim melakoni akhir pekan yang sulit di...