Home CLASSIC BIKES Ketika Royal Enfield Digarap a la Chopper

Ketika Royal Enfield Digarap a la Chopper

SHARE

JAKARTA, 20 September 2016 – Penampilan motor dengan genre jadul atau klasik nampaknya sudah menjadi darah daging dari pabrikan motor asal India, Royal Enfield. Walau sudah berumur ratusan tahun, Royal Enfield berhasil mempertahankan design klasik era perang dunia ke – II hingga saat ini. Nah, bagaimana jika motor ini digarap agar tampil bergaya chopper?

Adalah builder asal Yogyakarta, Lulut Wahyudi atau LT dari rumah modifikasi Retro Classic Cycles yang punya ide tersebut. Menurutnya, Royal Enfield sudah memiliki design yang sudah sempurna. Namun, LT yang sukses dengan aliran chopper classic ini terpanggil untuk “menggarap” motor dengan mesin satu silinder tersebut.

“Buat saya, ini menarik. motor ini sudah memiliki design yang bagus dan nyaman. Namun dalam ajang Suryanation Motorland 2016 kali ini, saya merasa tertantang untuk harus merombak menjadi sesuatu yang berbeda. Ini tantangan bagi builder khususnya saya,” buka LT kepada Motovaganza.

Jujur, awalnya ia belum bisa menjawab akan dijadikan ke dalam bentuk apa nantinya motor Royal Enfield tersebut. Namun, seiring waktu ia akhirnya menyelesaikan tugas seorang builder dengan sangat baik. Di luar ekspektasi para penggila motor kastem ia menjadikan motor dengan mesin berkekuatan 350cc tersebut menjadi motor chopper era tahun 1970-an.

Baca Juga:  “Ojo Dumeh”, Lucky Draw Kustomfest 2017-No Boundaries

Selain hanya memiliki waktu kurang lebih dua bulan, penggarapan motor ini juga terbilang cukup dilematis. Pasalnya, tren yang sedang berkembang saat ini adalah Scrambler, Tracker dan motor lawas bergenre garuk tanah lainnya. Namun, LT tidak mengikuti tren tersebut.

Ia tetap membuat Royal Enfield Bullet350 menjadi sebuah kendaraan roda dua seorang inspektur Veejai. Baginya karakter Veejai cukup menarik perhatiannya dan itu salah satu alasan kuat ia tetap keukeh dengan menjadikan motor ini menjadi classic chopper lengkap dengan bentuk tangki bensin seperti kacang atau peanut cut dan sissy bar yang unik demi kenyamanan berkendara.

“Mesin tidak mengalami ubahan, saya hanya mengubah semua bentuk rangka, painting, dan handling. Sebetulnya kalau rake agak sedikit dipanjangkan akan lebih bagus dan enak dilihat tapi demi kenyamanan saya tidak merubahnya,” tambah LT.

Berikut detail Royal Enfield Chopper garapan Retro Classic Cycles:

ANDHIKA KRESNA

SHARE



David Mardiono, Pengukir Mesin ‘Ojo Dumeh’

YOGYAKARTA, 22 Oktober 2017 -- Tak ada yang mengira di balik sosok kalem dan bersahajanya ternyata menyimpan talenta seni yang...

Zero Motorcycles 2018, Lebih Cepat dan Bertenaga

CALIFORNIA, 22 Oktober 2017 – Pabrikan yang terkenal dengan motor listriknya, Zero Motorcycles, memperkenalkan model-model baru untuk tahun 2018. Zero...

Ducati Perkenalkan Monster 821

ROMA, 21 Oktober 2017 – Ducati sudah melontarkan janji untuk melansir lima model baru di ajang Esposizione Internazionale Ciclo Motociclo...

Instruktur Safety Riding Indonesia Naik Podium di Jepang

SUZUKA, 21 Oktober 2017 -- Instruktur safety riding binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Fendrik Alam Pribadi berhasil mempertahankan tradisi...

Ali Adriansyah Janji Tampil Maksimal Seri Terakhir WSSP 300 di Jerez

JAKARTA, 20 Oktober 2017 – Pembalap Indonesia, Ali Adriansyah Rusmiputro, berjanji tampil maksimal di putaran final World Super Sport 300 (WSSP...