Home EDITOR'S PICKS Royal Enfield Moto Himalaya 2017, Menikmati Masala Chai di Korzok

Royal Enfield Moto Himalaya 2017, Menikmati Masala Chai di Korzok

SHARE

TSO MORIRI, 20 Agustus 2017 — Special Duty Editor Motovaganza, Ariya Sradha, tiba di kawasan Tso Moriri. Tso dalam bahasa lokal berarti Lake atau danau. Lokasi yang dipilih Royal Enfield Moto Himalaya 2017 kali ini membuat saya sangat terkesan.

A post shared by Carvaganza.com (@carvaganza) on

Memutari Tso Moriri atau Danau Moriri, perjalanan kami cukup nyaman karena jalanan mulai beraspal kembali. Namun menjelang tiba di bibir danau Tso Moriri, jalanan mulai berbatu kembali, serta melewati hamparan pasir. Sebenarnya bukan jalan resmi tapi tanah atau pasir berbatu yang terpadatkan karena sering dilewati kendaraan seperti mobil atau truk.

Tso Moriri atau Montain Lake merupakan danau di wilayah Ladakh. Lokasinya berada di ketinggian 4522 m di atas permukaan laut. Pemandangannya menakjubkan, dikelilingi Gunung Shamser Kangri (6.600 m) dan Lungser Kangri (6.650 m).

Setiba di bibir danau Tso Moriri, kami berhenti sejenak untuk dilakukan pemeriksaan terhadap tamu yang datang oleh pihak militer. Semua paspor kami dikumpulkan dan difoto satu persatu oleh petugas. Setelah selesai, kami baru diperbolehkan masuk ke desa-desa di pinggir Danau Tso Moriri.

Baca Juga:  Silver Bullet, Classic Racing Royal Enfield Continental GT

Di sini, kami menginap di desa Korzok, tepatnya di Nomadic Resort Hotel. Kami disambut dengan kalungan selendang di leher oleh para staff hotel. Benar-benar sambutan hangat meski kami orang asing.

Teh susu atau dalam bahwa lokal disebut Masala Chai dan beberapa minuman hangat pun langsung menyambut kedatangan kami. Oh ya, Masala Chai merupakan teh favorit di India, yang terdiri dari black tea, susu, gula dan beberapa rempah seperti cengkeh, kayu manis dan jahe.

Saat kami sampai di Korzok, sudah mulai gelap dan listrik sedang padam. Kami bermalam di sini. Fasilitas penginapan memang tidak mewah. Kamar mandi yang ada cukup bersih namun air panas tidak berfungsi. Malamnya sangat dingin, sekitar 5 derajat.

Yang membuat saya terkesan adalah suasananya. Langit di malam hari sangat cerah sehingga kita bisa melihat bintang bertaburan di angkasa dengan sangat jelas. Bahkan salah satu teman kami — rider dari Australia — beruntung melihat shooting star atau asteroid yang lewat dengan ekornya yang menyala.

ARIYA SRADHA (TSO MORIRI)

Baca Juga:  Lomba Desain Royal Enfield, Ini Persyaratannya
SHARE



MotoGP: Marquez Juara, Rossi Finish P5 dengan Kaki Patah

ARAGON, 24 September 2017 – Marc Marquez (Repsol Honda) merebut kemenangan keenamnya musim ini setelah memenangi MotoGP Gran Premio Movistar...

Ribuan Rider Meriahkan Distinguished Gentlemans Ride Bandung 2017

BANDUNG, 24 September 2017 -- Ajang motoran klasik dan vintage Distinguished Gentlemans Ride 2017 di Bandung mendapat sambutan meriah. Ribuan...

ComSar Invest Ambil Alih MV Agusta

VARESE, 24 September 2017 - Salah satu produk big bike asal Italia yaitu MV Agusta dikabarkan tengah mengalami kesulitan keuangan....

Suzuki All New Satria F150 Muncul dengan 5 Warna Baru

JAKARTA, 24 September 2017 - Ajang Bursa Motor (Burtor) 2017 sudah dimulai. Memanfaatkan ajang tersebut PT Suzuki Indomobil Sales (SIS)...

The Sinatra II, American Chopper Bobber

YOGYAKARTA, 24 September 2017 – Memodifikasi motor memang tugas yang tak pernah puas. Seperti Achmad Zulkarnain misalnya. Motor yang ia...