Home UPDATES Ini Keunggulan Honda CBR250RR Dibandingkan Pesaingnya

Ini Keunggulan Honda CBR250RR Dibandingkan Pesaingnya

SHARE

JAKARTA, 16 November 2016 – Walau kehadirannya sedikit tertinggal di belakang rivalnya di segmen motor sport 250cc namun, kehadiran Honda All New CBR250RR terbilang cukup sukses. Hal ini dapat terihat pada jumlah CBR250RR sebanyak 200 unit sudah terpesan dalam ajang pameran motor Indonesia Motorcycles Show (IMOS) 2016 beberapa minggu lalu.

Apa rahasinya? Berikut beberapa keunggulan dan kecanggihan dari Honda CBR250RR yang memiliki harga Rp 62 jutaan tersebut.

Honda CBR250RR memiliki dual silider engine dengan teknologi DOHC liquid-cooled 4-stroke DOHC 8-valve, paralel twin cylinder yang akan menghasilkan tenaga maksimal 27,1 kw (36,8PS) / 12.500 rpm dan torsi maksimum hingga 22,5 Nm (2,29 kgf.m) / 10.500 rpm.

All New Honda CBR250RR menjadi model teringan di kelasnya dengan bobot 165 kg untuk tipe standar (STD) dan 168 kg untuk tipe ABS. Hal ini diklaim berkat penyematan rangka teralis terbaru dan mesin yang semakin compact.

Penyematan peranti elektronik canggih ikut membuat motor sport berlogo kepakan sayap ini semakin pintar dalam hal performa dan handling dibandingkan dengan rivalnya seperti Kawasaki Ninja 250 atau Yamaha MT-25. Piranti elektronik canggih antara lain tiga mode berkendara (riding mode) seperti mode Comfort, Sport dan Sport+ semakin membuat rivalnya seakan “kebakaran jenggot” dan berencana menguprade unitnya.

Baca Juga:  Honda Riding Assist-e e-bike, Motor yang bisa Berdiri Sendiri

Honda CBR250RR juga sudah menggunakan sistem bukaan gas teranyar, Throttle By Wire. Sistem ini diterapkan agar bukaan gas yang diinginkan pengendaranya bakal lebih responsif dan diklaim lebih cepat meredakan bukaan gas. Throttle By Wire bekerja dengan cara bukaan gas secara sensor elektronik yang diatur oleh APS (Accelerator Position Sensor).

Hasil sensor bukaan gas tersebut dikirim ke ECM (Engine Control Module) atau ECU (Engine Control Unit) untuk memerintahkan sistem agar membuka katup (valve) sesegera mungkin. Hal tersebut akan memberikan sensasi berkendara yang berbeda dengan tuas gas konvensional dengan kawat.

ANDHIKA KRESNA

SHARE



“Ojo Dumeh”, Lucky Draw Kustomfest 2017-No Boundaries

YOGYAKARTA, 17 Oktober 2017 --- Lucky Draw Kustomfest di setiap tahunnya selalu mempunyai nama, setiap nama yang disematkan tidak asal...

Gerry Setiawan Sabet Juara Umum di Drag Bike Championship 2017

TANGERANG, 16 Oktober 2017 – Pertamax Motorsport Drag Bike Championship 2017 akhirnya punya juara; Gerry Setiawan. Pembalap muda asal Madiun itu...

Yamaha Bawa Teknologi e-bike di Tokyo Motor Show 2017

TOKYO, 16 Oktober 2017 – Tokyo Motor Show 2017 tak hanya menjadi ajang “pamer” pabrikan roda empat. Beberapa pabrikan roda...

Honda Goldwing 2018, Meluncur 24 Oktober?

TOKYO, 16 Oktober 2017 – Teka-teki mengenai kapan Honda melansir generasi terbaru Honda Goldwing 2018 sedikit terkuak. Honda merilis video...

Gerry Salim Finish Posisi 5 Race 2 ATC Motegi

MOTEGI, 16 Oktober 2017 -- Pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Gerry Salim meraih hasil apik pada balapan kedua...