Home EDITOR'S PICKS Turing Motor Trail Jakarta – Ujung Genteng (Bagian 1)

Turing Motor Trail Jakarta – Ujung Genteng (Bagian 1)

SHARE

JAKARTA, 16 September 2017 — Perjalanan kami ini bukan tergolong perjalanan istimewa. Biasa saja, karena daerah yang kami tuju sudah puluhan kali menghias puluhan media massa maupun Youtube. Nama daerah tujuannya Ujung Genteng, daerah wisata yang terletak di kawasan Sukabumi Selatan, Jawa Barat. Daerah wisata yang terkenal dengan program pelestarian penyunya di Pantai Pangumbahan.

Subscribe Now!..

Saya sendiri sudah tiga kali ke sana, dua kali dengan motor dan sekali dengan kendaraan roda empat. Namun rute yang saya ambil selalu dari Bagbagan, Pelabuhan Ratu, menuju Ujung Genteng. Mungkin yang istimewanya dari perjalanan ini, saya mengambil rute yang berbeda, dari daerah Cikembar, Sukabumi menuju Ujung Genteng.

Kami ingin tahu perjalanan dari Cikembar kayak apa karena katanya medannya lebih menantang, tapi jaraknya lebih jauh daripada kami lewat Bagbagan. Kondisi jalan pun katanya lebih jelek.

Saya berangkat dari Jakarta berdua saja dengan Tomi. Kami berdua menunggangi motor yang sama, motor trail Kawasaki KLX 150 S. Cuma tahun motor milik saya lebih muda 2 tahun; 2012 vs 2014. Kami berangkat Jumat sore dari Jakarta untuk menginap dulu di daerah Parung Kuda setelah itu baru Sabtu paginya berangkat ke Ujung Genteng. Terlalu beresiko jalan malam langsung dari Jakarta ke Ujung Genteng. Jalanannya sepi dan harus melewati hutan-hutan yang sepi perkampungan penduduk. Selain itu akan sangat melelahkan.

Prediksi kami, perjalanan dari Jakarta ke Ujung Genteng memakan waktu sekitar 7 jam. Karena kami hanya berdua yang jalan, kami memilih tak jalan malam.

Saya bertemu dengan Tomi di McDonald Padjajaran, Bogor, lalu dari situ kami ambil jalan pintas untuk menghindari macet di jalanan Ciawi atau pun Cihideung. Jalanannya sepi dan gelap, tak ada mobil besar atau pun kecil karena kami menelusuri jalanan kampung yang sepi. Di antaranya kami harus melewati daerah kuburan Cina Cipaku, Bogor. Kami tiba di Parung Kuda sekitar pukul 22.00 malam dan menginap di sebuah penginapan kecil di daerah itu.

(Bersambung ke Bagian 2)

EKA ZULKARNAIN

SHARE



Ixil Silencer Sediakan Ragam Pilihan Knalpot Sportbike

JAKARTA, 22 April 2018 – Bertempat di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018, pasar aftermarket roda dua di Indonesia kini...

Rheza dan Mario Finish Kibarkan Merah Putih di ARRC Adelaide

ADELAIDE, 21 April 2018 – Bendera Merah Putih berhasil berkibar di putaran kedua Asia Road Racing Championship (ARRC) 2018 kelas...

Sambut Hari Kartini, Honda Gelar Berbagai Promo untuk Konsumen

JAKARTA, 21 April 2018 -- PT Astra Honda Motor (AHM) bersama main dealer Honda seluruh Indonesia menggelar berbagai kegiatan menarik menyambut...

Royal Enfield Himalayan, Motor Dual Purpose Seharga Rp 93 Juta

JAKARTA, 21 April 2018 – Sepeda motor dual purpose kehadiran pendatang baru Royal Enfield Himalayan. Sepeda motor yang dibuat khusus...

200 Riders Ikuti Indonesia CBR Race Day 2018

JAKARTA, 21 April 2018 -- PT Astra Honda Motor (AHM) bersama jaringan main dealernya dan Asosiasi Honda CBR (AHC) menggelar...