Home UPDATES Indonesia Rider Quest 2018, Jalani Etape Terakhir di Bajawa

Indonesia Rider Quest 2018, Jalani Etape Terakhir di Bajawa

SHARE

BAJAWA, 13 Mei 2018 — Etape terakhir Indonesia Rider Quest 2018 ; Pi Timor, Chapter One : When The Journey Begins sudah dilalui. Jarak 278 kilometer dan rute yang berliku-liku tajam bukan halangan bagi riders untuk menuju Desa Tradisional Bena, Bajawa, Nusa Tenggara Timur dari Labuan Bajo, Manggarai.

Rute etape terakhir ini terhitung berat. Jalur lintas Labuan Bajo – Ruteng diwarnai dengan tanjakan dan turunan yang curam serta tikungan yang sangat dalam. Bahkan di kawasan Bencoang, tikungan yang dilalui hampir bersudut 30 derajat. Blank spot setelah tikungan perlu diwaspadai para pengendara.

Rute dari Ruteng menuju Kampung Adat Tradisional Bena pun semakin menantang para riders. Jalur yang semakin keriting, tikungan serta tanjakan untuk menempuh kawasan pegunungan dilalui pada malam hari. Meskipun jalur berat, kondisi infrastuktur jalan yang baik, mendukung para pengendara untuk mengekspolorasi kawasan Timur Indonesia. Safety riding dan santun berkendara menjadi prinsip kedua belas riders yang memiliki latar belakang pekerjaan ini.

“Setiap riders harus tahu prinsip safety riding dan bagaimana menangani keadaan darurat saat berkendara. Stamina juga perlu diperhatikan dalam melakukan perjalanan panjang, idealnya riders harus beristirahat setiap dua jam sekali,” kata Ari Muliawan, Country Head Marketing dan Sales Cleveland Cyclewerks Indonesia, yang juga salah satu peserta touring ini.

Baca Juga:  Indonesia Rider Quest 2018, Nikmati Keindahan Lombok

Hampir tengah malam, akhirnya rombongan Indonesia Rider Quest 2018 ; Pi Timor, Chapter One : When The Journey Begins yang berkendara menggunakan tiga jenis motor Cleveland Cyclewerks, yaitu Misfit, Ace Deluxe dan, Ace Scrambler, tiba di Kampung Adat Tradisional Bena. Sambutan warga, menghangatkan rombongan dari udara dingin khas pegunungan. Disini, rombongan menginap di beberapa rumah warga. Ya, para pengunjung dapat menginap di desa adat yang sudah diatur oleh para pemangku adat. Rata-rata satu rumah dapat menampung dua sampai 3 orang tamu saja.

Suara suling yang mendendangkan kidung khas Bena, mengantarkan pagi rombongan Indonesia Rider Quest 2018 ; Pi Timor, Chapter One : When The Journey Begins. Matahari pagi serta indahnya pemadangan Gunung Inerie, meleburkan lelah para riders setelah berkendara lebih dari 6 jam. Keramahan serta kekayaan budaya masyarakat setempat menambah semangat riders untuk mengeksplorasi keindahan alam dan kebudayaan setempat.

Kampung adat Bena yang terletak di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur atau sekitar 19 KM ini merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang menyimpan jejak megalith. Bentuk Kampung Bena memanjang dari Utara ke Selatan, hanya memiliki satu pintu masuk dari bagian utara, sedangkan bagian selatan merupakan ujung desa yang terletak di tepi tebing terjal. Terletak di kaki gunung Inerie, membuat kampung yang terkenal dengan rumah adat Bena ini tidak hanya menawarkan keunikan rumah dan tradisinya, tapi juga pemandangan gunung Inerie yang menakjubkan mata setiap orang yang melihatnya.

Baca Juga:  Jejak Roda 2018, Pestanya Penggiat Roda Dua

Waktu seolah berhenti ketika anda berkunjung ke tempat ini, bangunan-bangunan yang ada konon masih sama dengan bangunan pada masa megalih lebih dari 1000 tahun lalu, demikian pula dengan kehidupan dan budaya masyarakatnya yang masih menjaga kearifan lokal dan hidup berbaur dengan alam. Di kampung yang memiliki sekitar 45 rumah tradisonal yang saling berhadap-hadapan ini, terdapat 9 klan, yaitu Dizi, Dizi Azi, Wahtu, Deru Lalulewa, Deru Solamae, Ngada, Khopa dan Ago.

Meski demikian, Anda tak perlu cemas akan ketersediaan bahan bakar berkualitas, seperti Pertamax. Rico Raspati, peserta touring merangkap Section Head Communication Pertamina MOR V menjelaskan bagi bikers yang gemar berpetualang dengan membawa motor berteknologi terkini tak usah khawatir kesulitan mendapatkan pasokan Pertamax. Menurutnya bahan bakar tersebut mudah ditemui selama perjalanan. “Perjalanan ini juga menjadi bukti bahwa Pertamax telah beredar luas di penjuru indonesia khususnya di Indonesia Timur”.

Rencananya, pada hari terakhir perjalanan Indonesia Rider Quest 2018 ; Pi Timor, Chapter One : When The Journey Begins, rombongan akan mengekspolrasi 1 dari 10 destinasi wisata dari Kementerian Pariwisata, yaitu Labuan Bajo.

Baca Juga:  Indonesia Rider Quest 2018, Menyambangi Istana Dalam Loka

RAJU FEBRIAN

SHARE



Dewi Fortuna Amankan Podium Rossi di Prancis

LE MANS, 21 Mei 2018 -- Valentino Rossi, pembalap veteran dari tim MotoGP Movistar Yamaha, sekali lagi menunjukkan kelasnya sebagai...

Nonton Bareng MotoGP Bareng Komunitas Honda di 28 Kota

JAKARTA, 21 Mei 2018 -- PT Astra Honda Motor (AHM) mengajak bikers pecinta sepeda motor sport Honda, khususnya Honda CBR Series, menjadi...

MotoGP: Marquez Unggul 36 Poin dari Vinales di Klasemen Sementara

LE MANS, 20 Mei 2018 – Marc Marquez makin unggul di klasemen sementara pembalap menyusul kemenangan yang diraihnya di HJC...

MotoGP: Marc Marquez Dominan, Raih Kemenangan Ketiga Musim Ini

LE MANS, 20 Mei 2018 -- Marc Marquez lagi-lagi tampil dominan. Pembalap Repsol Honda ini kian unggul di puncak klasemen...

Moto3 CEV: Suspensi Bermasalah, Gerry Salim Finish ke-25 di Le Mans

LE MANS, 20 Mei 2018 -- Pembalap binaan Astra Honda Motor (AHM), Gerry Salim melakoni akhir pekan yang sulit di...