Home EDITOR'S PICKS Royal Enfield Moto Himalaya 2017, Berkunjung ke Pabrik Royal Enfield

Royal Enfield Moto Himalaya 2017, Berkunjung ke Pabrik Royal Enfield

SHARE
Proses pengecatan Fuel Tank Bullet 500 yang khas. Manual !

CHENNAI, 6 September 2017 – Setelah berbagai masalah dan keribetan dari Leh, New Delhi, dan Chennai, Special Duty Editor Motovaganza, Ariya Sradha, akhirnya sampai di Chennai. Kota ini menjadi salah satu pabrik perakitan Royal Enfield.

A post shared by Carvaganza.com (@carvaganza) on

Setelah para peserta menunggu kami di depan pintu, akhirnya kami semua bergegas menuju ke pabrik Royal Enfield yang berada di Tiruvottiyur High Road, Anjugam Nagar, yang berjarak sekitar 40 KM atau 1 jam 40 menit dari Bandara International Chennai. Setibanya di Factory, kita disambut oleh beberapa tim RE dan beristirahat sejenak di ruang meeting dan disuguhi kopi dan cemilan. Kami memulai factory tour pada pukul 16.15 sore.

Oh ya, factory tour dibagi oleh 2 group agar tidak terlalu ramai. Masing-masing terdiri dari 9 orang. (Annie masih dalam perjalanan saei Delhi ke Chennai, Leonardo dari Italia langsung pulang ke Roma).

Selama tour, kami menggunakan earphone dengan frekuensi tertentu untuk mendengarkan penjelasan dari Tour Guide. Tournya sendiri dibagi 4 tahap yaitu melihat proses pengecatan, proses perakitan, proses produksi mesin, serta pengetesan dan pengiriman.

Baca Juga:  Lomba Desain Royal Enfield, Ini Persyaratannya
Di bagian assembly / perakitan.

Uniknya, proses pengecatan Fuel Tank Bullet 500 dilakukan secara manual. Para pekerjanya adalah lulusan sekolah seni rupa setempat. Sebelum dicat dengan list emas, di tangki tersebut telah terdapat garis panduan yang dibuat dengan menggunakan mal. Rasa penasaran saya pun terjawab selama ini, bagaimana mungkim dia bisa melakukan satu guratan kuas dengan begitu saja hahaha. Ternyata memang sudah ada guidance-nya toh. Tapi tetap saja sulit dan tangan harus stabil dan konsisten. Bila ada salah? Masih bisa dihapus kok dan diulang lagi.

Semua komponen motor dirakit di jalur ini. Motor akan terakit dengan target 1 motor per 1 menit. Setiap bagian akan menyelesaikan tanggung jawabnya maksimal dalam waktu 50 detik. Mulai dari ujung yaitu pemasangan mesin ke rangka, shock breaker, rantai, velg dan ban, rem, instalasi listrik / kabel, ecu, garpu depan, handle bar, lampu dan jok. Di foto ini terlihat mereka sedang merakit Bullet 350. Untuk type motor lain dilakukan di gedung lainnya.

Baca Juga:  Silver Bullet, Classic Racing Royal Enfield Continental GT

Saat ini kapasitas produksi Royal Enfield di pabrik ini mencapai 500.000 engine / year. Walaupun saat ini kapasitas produksi motor adalah 1.400 motor / bulan., tapi sebenarnya mereka mampu memproduksi hingga 2.000 motor/ bulan bila ada permintaan.

Saat ini sebagian mesin2 motor mereka lagi menuju ke model BS4 untuk mengejar standard euro 4, sehingga RE akan menggunakan EFI / Injection seperti pada Bullet 500 EFI. Waktu produksi pabrik saat ini adalah 24 jam yang dibagi oleh 3 shift. Masing-msing shift terdiri dari 600 karyawan.

Bagian pengecekan : Dyno test & wheel allignment

Semua komponen krusial seperti mesin, karburator dan rangka, serta fuel tank, jok, handle bar, exhaust, head lamp diproduksi sendiri di pabrik ini. Selebihnya komoonen seperti ban, velg dan rem di supply oleh pihak ketiga.

Di area pabrik juga terdapat pengetesan on the road. Terdapat jalur khusus untuk uji coba langsung. Factory tour di panrik Royal Enfield ini selesai pukul 17.30 sore dan kami langsung menuju hotel.

ARIYA SRADHA (CHENNAI)

Baca Juga:  Silver Bullet, Classic Racing Royal Enfield Continental GT
SHARE



MotoGP: Marquez Juara, Rossi Finish P5 dengan Kaki Patah

ARAGON, 24 September 2017 – Marc Marquez (Repsol Honda) merebut kemenangan keenamnya musim ini setelah memenangi MotoGP Gran Premio Movistar...

Ribuan Rider Meriahkan Distinguished Gentlemans Ride Bandung 2017

BANDUNG, 24 September 2017 -- Ajang motoran klasik dan vintage Distinguished Gentlemans Ride 2017 di Bandung mendapat sambutan meriah. Ribuan...

ComSar Invest Ambil Alih MV Agusta

VARESE, 24 September 2017 - Salah satu produk big bike asal Italia yaitu MV Agusta dikabarkan tengah mengalami kesulitan keuangan....

Suzuki All New Satria F150 Muncul dengan 5 Warna Baru

JAKARTA, 24 September 2017 - Ajang Bursa Motor (Burtor) 2017 sudah dimulai. Memanfaatkan ajang tersebut PT Suzuki Indomobil Sales (SIS)...

The Sinatra II, American Chopper Bobber

YOGYAKARTA, 24 September 2017 – Memodifikasi motor memang tugas yang tak pernah puas. Seperti Achmad Zulkarnain misalnya. Motor yang ia...