Home CUSTOMIZED Begini Jadinya Kawasaki H2 Didandani Wrenchmonkees

Begini Jadinya Kawasaki H2 Didandani Wrenchmonkees

SHARE

COPENHAGEN, 6 Juni 2017 — Siapa yang tak kenal dengan motor tercepat di dunia yang tembus 400km/jam kala ditunggangi Kenan Sofuoglu di Turki? Yap, Kawasaki H2! Kali ini Kawasaki H2 berpenampilan berbeda dari biasanya. Pasalnya REV’IT pabrikan Apparel asal Belanda sebagai sponsor dibalik modifikasi Kawasaki H2 ini meminta Wrenchmonkees bengkel modifikasi yang terkenal asal Denmark menggarap motor tersebut.

Seperti dilansir bikeexif, REV’IT menginginkan Motor berfilosofi “Teknologi yang Disesuaikan” yang sama dengan perkotaan mereka, berpenampilan santai namun berteknologo tinggi. Per Nielsen dan Nicholas Bech builder dari Wrenchmonkees memulai tugas berat untuk mengolah superbike modern tersebut.

Pertama mereka menghilangkan aura superbike modern yakni fairing Kawasaki H2 yang diganti menggunakan ‘baju’ dari Kawasaki ZX-7R tahun 90’an dan dimodifikasi. Fairing ‘semi’ buta dengan satu lampu bulat di sisi kiri berdampingan dengan lubang penyalur udara ke box filter berbahan aluminium untuk asupan supercharge berhasil mengubah penampilan sangar Kawasaki H2.

Wrenchmonkees membuat sesuatu yang unik pada bagian tangkinya, membagi dua bagian satu di depan dan satu lagi pada bagian bawah jok. Kapasitas normal yang memuat 17 liter bahan bakar berubah menjadi 9 liter. Subframe aluminium baru juga dibuat untuk memangkas bentuk lamanya.

Baca Juga:  Gantengnya Suzuki RMZ450 Bergaya Supermoto

Per dan Nicholas memasok sebuah baterai tipe Lithium-ion Antigravitasi ‘menyembul’ keluar diatas tangki yang bisa dipasang-copot dengan cepat. Fairing yang digunakan hanya menggunakan lima baut dan bodi monokok dua bagian menjadikan H2 ini mudah di pasang-lepas pakaiannya.

Wrenchmonkees tak menyentuh mesinnya, hanya saja kenalpot produk SC-Project dan saringan udara Sprintfilter. Suspensi depan diubah bagian internalnya menggunkan merk Hyperpro, sehingga sekarang 15mm lebih rendah yang bisa disesuaikan.

Untuk bagian kaki belakang, Per dan Nicholas menggunakan Swing Arm tubular dari GIA-Enginering yang menopang suspensi Hyperpro sebagai peredam kejutnya. Satu set velg magnesium Dymag CH3 juga tersemat dibalut karet bundar keluaran Dunlop GP Sportmax. Beberapa merk terkenal digunakan untuk part seperti rantai penggerak dari RK, sproket belakang Talon serta as roda dari Uhrewerk.

Kini Kawasaki H2 tampilannya sudah menipu Anda, padahal mesinnya sanggup meninggalkan Anda jauh di belakang!

SYAIFUL ACHMAD

SHARE

1957 – 2017: 60 Tahun Harley Sportster

MILWAUKEE, 21 Juli 2017 -- Salah satu nama terkemuka di dunia sepeda motor, Harley-Davidson Sportster merayakan ulang tahun ke-60. Sportster...

Motor Pertama Suzuki Siap Tampil di Indonesia Motorcycle History

JAKARTA, 20 Juli 2017 -- Suzuki akan menghadirkan beberapa motor legendaris dan bersejarah pada ajang Indonesia Motorcycle History (IMH). Ajang...

Indian Scout Bobber 2018, Si Bobber Bergaya Maskulin

MASSACHUSETTS, 19 Juli 2017 - Setelah beberapa pabrikan besar Eropa mengusung aliran bobber untuk produknya, kini giliran sebuah pabrik motor...

Honda Siap Hadirkan Motor Premium dan Big Bike di GIIAS 2017

JAKARTA, 19 Juli 2017 -- PT Astra Honda Motor (AHM) memastikan keikutsertaannya meramaikan ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS)...

Cimahi Gelar Pertamax Motorsport Drag Bike Championship 2017 Putaran Ketiga

CIMAHI, 17 Juli 2017 – Pertamax Motorsport Drag Bike Championship 2017 akan kembali digelar setelah sempat libur selama dua bulan penuh....