Home EDITOR'S PICKS Royal Enfield Moto Himalaya 2017, Lagi-Lagi Masalah di Bandara India

Royal Enfield Moto Himalaya 2017, Lagi-Lagi Masalah di Bandara India

SHARE

CHENNAI, 5 September 2017 2017 – Special Duty Editor Motovaganza, Ariya Sradha, tiba di New Delhi dari Leh sekitar pukul 07.00 pagi waktu setempat. Gaurav dari Royal Enfield sudah menunggu rombongan dari Leh di pintu kedatangan pintu Terminal 1.

A post shared by Carvaganza.com (@carvaganza) on

Kami langsung pindah menuju ke Terminal 3, untuk mengejar pesawat ke Chennai pukul 11.00 siang karena sorenya kami akan melakukan Factory Visit Royal Enfield di pinggiran kota Chennai.

Perjalanan menuju Chennai, kami menggunakan Jet Airways SEQ 159 pukul 11.00 siang. Kita tiba di Chennai kira-kira pukul 14.35 siang. Gaurav dan Akanksha dari Royal Enfield ikut bersama kami.

Perjalanan kali inipun tidak semulus yg dibayangkan. Setelah Jet Airways menutup pintu dan siap berangkat, tiba-tiba kru kabin menghampiri teman kami dari Thailand yang bernama Annie. Mereka katakan bahwa ada barang di tas bagasi Annie yang tidak boleh naik ke pesawat, maka Annie harus turun dari pesawat dan mengeluarkan barang tersebut, lalu Annie baru bisa ikut penerbangan selanjutnya. What the..? Kami semua terbengong-bengong. Padahal pada penerbangan-penerbangan sebelumnya tidak ada masalah. Daripada berdebat panjang, maka Annie bersedia turun.

Baca Juga:  Lomba Desain Royal Enfield, Ini Persyaratannya

Lalu kami pun bertolak ke Chennai. Setelah sesampainya di Chennai, kami baru mendapat info dari Annie bahwa barang tersebut adalah sebuah Power Bank. Hahahahahaha… Hmm mungkin apakah karena India akan merayakan kemerdekaannya esok hari, maka penjagaannya jadi super ketat?

Saat menunggu keluarnya bagasi. Nah ternyata sekarang giliran tas saya (yang memang terdapat power bank) dan James dari Australia yang tertahan di New Delhi.Di dalam tas bagasi James terdapat Drone. Drone nya tidak bermasalah, namun battery dronenya yang tidak boleh naik ke pesawat.

Pelajarannya, lebih amannya lain kali, semua battery lebih baik dibawa ke kabin saja.

Setelah berdebat, akhirnya jalan satu-satunya adalah merelakan powerbank saya dikeluarkan (baca: diambil petugas), dan tas saya disusulkan ke Jakarta esok harinya. Nasib bagasi James? Gaurav yang akan mengatur hal tersebut esok harinya saat kembali ke New Delhi.

ARIYA SRADHA (CHENNAI)

SHARE



MotoGP: Marquez Juara, Rossi Finish P5 dengan Kaki Patah

ARAGON, 24 September 2017 – Marc Marquez (Repsol Honda) merebut kemenangan keenamnya musim ini setelah memenangi MotoGP Gran Premio Movistar...

Ribuan Rider Meriahkan Distinguished Gentlemans Ride Bandung 2017

BANDUNG, 24 September 2017 -- Ajang motoran klasik dan vintage Distinguished Gentlemans Ride 2017 di Bandung mendapat sambutan meriah. Ribuan...

ComSar Invest Ambil Alih MV Agusta

VARESE, 24 September 2017 - Salah satu produk big bike asal Italia yaitu MV Agusta dikabarkan tengah mengalami kesulitan keuangan....

Suzuki All New Satria F150 Muncul dengan 5 Warna Baru

JAKARTA, 24 September 2017 - Ajang Bursa Motor (Burtor) 2017 sudah dimulai. Memanfaatkan ajang tersebut PT Suzuki Indomobil Sales (SIS)...

The Sinatra II, American Chopper Bobber

YOGYAKARTA, 24 September 2017 – Memodifikasi motor memang tugas yang tak pernah puas. Seperti Achmad Zulkarnain misalnya. Motor yang ia...