Home BLOGS Teknik Dasar Pengereman dari Bripka Ukke Ditlantas Polda Metro Jaya

Teknik Dasar Pengereman dari Bripka Ukke Ditlantas Polda Metro Jaya

SHARE

JAKARTA, 4 Mei 2016 — Mengendarai motor berkubikasi di atas 500cc alias motor besar perlu di butuhkan teknik tersendiri, khususnya dalam hal pengereman. Hal ini dianggap sangat perlu mendapat perhatian lebih dikarenakan motor yang memiliki bobot lebih dari 200kg memiliki karakter tersendiri saat pengereman dilakukan.

Bripka Ukke, demikian dia disapa, dari Ditlantas Polda Metro Jaya merupakan instruktur bagi anggota polisi BM. Bripka Ukke ingin memberikan tips tentang pengeraman yang sebaiknya dilakukan bagi pengguna motor besar.

Pertama usahakan agar pengelihatan tetap fokus ke depan dan perhatikan bagian kaki. Usahakan kaki tidak terbuka lebar dan sangat dianjurkan untuk mengapit bagian jok. Saat pengereman dilakukan, usahakan tangan tetap dalam posisi di atas stang tanpa melepas sedikitpun genggaman ke handle stang. Saat yang bersamaan usahakan agar kondisi tangan tidak di luruskan alias tegang, lemaskan (rileks) di bagian lengan namun kuat di bagian telapak tangan.

Bripka Ukke menambahkan jika kondisi jalan juga mempengaruhi akurasi pengereman. Dalam kondisi hujan kondisi jalan sudah dapat dipastikan lebih licin. Ini artinya akurasi titik berhenti yang di inginkan akan sedikit bergeser dari yang sudah ditentukan.

Baca Juga:  4 Instruktur Safety Riding Honda Siap Bertarung di Jepang

Pengereman yang dilakukan terhadap motor besar memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda pada kondisi lintasan. Jika dalam kondisi hujan sebaiknya jangan lakukan pengereman terlalu ekstrem apalagi menggunakan rem bagian depan,” ujarnya kepada Motovaganza.

Instruktur polisi motor besar Polda Metro Jaya itu juga memberikan informasi tambahan jika pengereman di tujukan hanya untuk memberhentikan laju kendaraan. Jika hanya memperlambat kecepatan laju kendaraan sebaiknya gunakan pemindahan gigi yang lebih rendah secara bertahap.

Terakhir, saat tuas rem sudah di injak dan ban motor bagian belakang sudah terkunci, biarkan motor tetap melaju dan ikuti iramanya di tambah aktifasi pengereman bagian roda depan secara bertahap. Selain memberikan tips, Bripka Ukke juga memberikan pesan agar selalu taati aturan lalu lintas yang berlaku, hargai pengendara lain dan selalu berpedoman kepada safety first.

“Apapun motor besarnya, jika sudah berkendara siapkan mental dan selalu fokus pada pengelihatan dan taati aturan lalu lintas. Hargai pengendara lain dan ingat jika anggota keluarga di rumah menanti anda pulang dalam keadaan selamat,” tutupnya.

ANDHIKA KRESNA

Baca Juga:  Instruktur Safety Riding Indonesia Naik Podium di Jepang
SHARE



David Mardiono, Pengukir Mesin ‘Ojo Dumeh’

YOGYAKARTA, 22 Oktober 2017 -- Tak ada yang mengira di balik sosok kalem dan bersahajanya ternyata menyimpan talenta seni yang...

Zero Motorcycles 2018, Lebih Cepat dan Bertenaga

CALIFORNIA, 22 Oktober 2017 – Pabrikan yang terkenal dengan motor listriknya, Zero Motorcycles, memperkenalkan model-model baru untuk tahun 2018. Zero...

Ducati Perkenalkan Monster 821

ROMA, 21 Oktober 2017 – Ducati sudah melontarkan janji untuk melansir lima model baru di ajang Esposizione Internazionale Ciclo Motociclo...

Instruktur Safety Riding Indonesia Naik Podium di Jepang

SUZUKA, 21 Oktober 2017 -- Instruktur safety riding binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Fendrik Alam Pribadi berhasil mempertahankan tradisi...

Ali Adriansyah Janji Tampil Maksimal Seri Terakhir WSSP 300 di Jerez

JAKARTA, 20 Oktober 2017 – Pembalap Indonesia, Ali Adriansyah Rusmiputro, berjanji tampil maksimal di putaran final World Super Sport 300 (WSSP...