SHARE

VALENCIA, 3 November 2015 — Valentino Rossi belum berhenti mencari banding hukuman insidennya dengan Marc Marquez. Pembalap Movistar Yamaha itu membawa kasusnya di Sepang pada GP Malaysia itu ke pengadilan abitrase olahraga atau Court of Arbitration for Sport (CAS). Ia meminta hukuman yang dikenakan kepadanya dihapus, atau setidaknya berkurang dari tiga menjadi satu poin.

Subscribe Now!..

CAS adalah lembaga independen organisasi olahraga yang menyediakan layanan untuk memfasilitasi penyelesaian sengketa yang berhubungan dengan olahraga. Penyelesaian melalui arbitrase atau mediasi dengan cara aturan prosedural disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dari dunia olahraga.

Rossi mendapatkan pinalti tiga poin setelah insiden Sepang. Ia dianggap menendang Marquez (Repsol Honda) hingga terjatuh. Tidak hanya itu, ia juga harus start dari posisi belakang pada seri terakhir MotoGP di Valencia pada 8 November mendatang.

Lembaga peradilan CAS diharapkan dapat mengeluarkan keputusan atas permintaan Rossi paling lambat 6 November. Tanggal ini bertepatan dengan sesi Free Practice pertama.

Jika Rossi dinyatakan tetap bersalah, ia tidak ikut sesi latihan karena tidak akan dihitung. Tapi jika dikabulkan, Rossi akan diizinkan untuk mengambil bagian dalam sesi latihan dan kualifikasi. Kita tunggu aja deh…

Baca Juga:  Kinetic dan Norton Jalin Kerjasama di India dan Asean

ANDHIKA KRESNA

SHARE