(Foto: Honda)

JAKARTA, 24 September 2015 — Istilah mesin DOHC dan SOHC mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita. Nah, Honda punya satu lagi yang disebut Unicam engine. Bagaimana cara kerja mesin ini?

Kita bahas dulu soal dua mesin yang ada. DOHC merupakan singkatan dari Double Overhead Camshaft yang berarti mesin tersebut memiliki dua batang noken as. Sementara mesin Single Over Head Camshaft atau yang disingkat SOHC hanya memiliki satu batang noken as.

Jika Sistem DOHC memiliki cara kerja mesin yang lebih ringan karena memiliki dua noken as dan menghasilkan tenaga yang lebih besar dan stabil pada putaran atas. Adapun SOHC atau Single Over Head Camshaft hanya memiliki satu batang noken as. Kinerja mesin dengan sitem SOHC akan lebih berat pada putaran atas, namun juara di putaran rendah karena SOHC memiliki low-end torque lebih baik.

(Foto: Honda)
(Foto: Honda)

Lalu bagaimana dengan mesin Unicam? Cara kerja Unicam sendiri adalah dua tonjolan kem bekerja mendorong klep masuk layaknya mesin DOHC, sedangkan tonjolan kem lainnya menggerakan klep buang dengan bantuan rocker arm, hal yang sama dengan kinerja mesin SOHC.

Keuntungannya friksi yang lebih kecil layaknya mesin SOHC, namun dengan kemampuan layaknya mesin DOHC. Keuntungan lain adalah konstruksi kepala silinder yang lebih ringkas. Sehingga menguntungkan Honda ketika mendesain sasis yang menginginkan bobot ringan dan juga kompak.

Oleh karena itulah teknologi Unicam biasanya diaplikasikan ke motor-motor trail atau enduro seperti CRF series yang harus punya power besar, tapi bobotnya harus dipangkas demi kelincahan maneuver.

Untuk produksi motor Honda yang umum seperti CB150R, CBR150R, Verza memang belum menggunakan mesin Unicam ini. N namun Honda dalam situs welovehonda.com mengatakan tunggu saja…

ANDHIKA KRESNA

Comments