Home CUSTOMIZED Sering Ditilang, Kawasaki W650 Ini Diubah Jadi Flat Tracker

Sering Ditilang, Kawasaki W650 Ini Diubah Jadi Flat Tracker

MUNICH, 23 Juni 2016 – Siapa bilang motor berkapasitas mesin besar yang panas dan berat tidak dapat bermain di atas tanah? Pertanyaan tersebut terbantahkan dengan sosok motor asal Kawasaki W650 bergaya Flat Track garapan Builder asal Biarritz, Jerman, bernama Uwe Kostrewa.

Berawal dari peraturan berlalu lintas setempat yang bernama TÜV dimana mewajibkan kendaraan memiliki sertifikat layak berkendara. Dari kejadian tidak menyenangkan sang builder ditilang saat mengendarai motor Kawasaki W650 miliknya. Berapa kali ia ditilang, ia tetap membayar denda tersebut hingga akhirnya dia merombaknya menjadi sebuah motor Flat Tracker yang Cosmo dengan laburan warna feminim pada bagian framenya.

Ia dan teman-temannya di Thirteen Monkey Garage pun akhirnya menggarap motor ini secara serius dan mendetail. Ini merupakan usahanya bertahun-tahun menggarap motor kustom yang didonasikan sebuah motor Yamaha SR400 milik temannya yang digarap menjadi motor café racer. Meledaknya tren motor berbuntut tawon tersebut membuat namanya dan usahanya melejit sejak 4 tahun lalu.

Untuk motor Kawasaki W650 lansiran tahun 1999 garapannya kali ini dia memulai dengan melabur rangka besar dan kuatnya dengan cat berwarna biru muda. Khusus untuk motor ini dirinya tergila-gila dengan karakter mesin dual silindernya yang bengis dan bertenaga. “Motor ini memang diciptakan untuk di modifikasi,” ujarnya.

Tidak banyak yang dilakukan selain menelanjangi motor berperawakan manly ini. Penampilan motor kini hadir dengan frame yang terbuka dengan menonjolkan karakter mesin besarnya dengan dual silinder berkubikasi 649 cc dengan terminating keteng khasnya.

Selebihnya Uwe bermain di bagian tail lamp yang menggunakan lampu LED milik Motogadget. Ia merubah tangki bensin menjadi lebih kecil. Bagian suspensi depanpun direndahkan sedikit menggunakan suspensi milik YSS. Sementara, velg jari-jarinya di beri sentuhan powder coating berwarna putih.

Bagian paling menarik adalah jok yang dibuat mengikuti bentuk “bokong” dengan cetakan fiber dan jok berbahan kulit. Kesan tracker terlihat pada bagian depan yang menggunakan plat bernomor 78 dengan diselipkan dua buah lampu pada angka 8 yang diletakkan bertingkat.

Hasilnya, motor terlihat lebih simple dan “Ready to Race”. Berikut detailnya!

ANDHIKA KRESNA

​Honda Vario 150 Exclusive Limited Edition

JAKARTA, 19 Januari 2017 - Diam-diam Honda Indonesia meluncurkan motor maticnya berbasis Honda Vario 150. Skutik anyar yang dilabeli dengan...
video

VIDEO: BMW R1200 RTP dan Ducati Hypermotard Siap Beraksi Bersama CHIPS

BURBANK, 19 Januari 2017 - Sukses dengan slogan "Jangkrik Boss" tontonan yang juga layak ditunggu buat bikers pecinta film adalah...

Grafik Baru dan Tenaga Lebih Besar, Ini Harga Baru Yamaha R25 Model 2017

JAKARTA, 19 Januari 2017 - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing merilis harga baru Yamaha YZF-R25 terbaru model 2017. Yamaha R25...

All New Honda CBR250RR Jadi Andalan Tim AHRT di ARRC 2017

JAKARTA, 18 Januari 2017 – Mengusung tagline “Total Control” All New Honda CBR250RR dikabarkan siap menjadi tunggangan para pembalap...

Tim Repsol Honda 2017 Bakal Diperkenalkan di Sentul pada 3 Februari

MADRID, 19 Januari 2017 – Indonesia kembali terpilih menjadi lokasi hari kelahiran pasukan MotoGP asal tim Honda Repsol. Sebelumnya,...