“Kebo Bule” Lucky Draw Bagi Pengunjung Kustomfest 2016

“Kebo Bule” Lucky Draw Bagi Pengunjung Kustomfest 2016

YOGYAKARTA, 8 Oktober 2016 – Seperti halnya empat tahun penyelenggaraan sebelumnya, Kustomfest, Festival Kustom Kulture Indonesia, selalu mengapresiasi pengunjung yang hadir untuk melihat karya-karya terbaik Indonesia dengan menyediakan satu unit Lucky Draw, baik itu pengunjung domestik maupun mancanegara. Tahun ini lucky draw yang disediakan diberi nama “Kebo Bule.”

Ajang Kustomfest 2016 merupakan ajang tahunan yang selalu menyedot perhatian pengunjung. Event ini diikuti modifikator kenamaan. Setidaknya tercatat ada 16 builder dan kustom addict yang berasal dari berbagai penjuru dunia hadir dalam hajat modifikasi motor ini.

Soal pembuatan lucky draw, Retro Classic Cycles Yogyakarta bukan sekadar mengkreasi sisi engineering yang berbeda, namun dari detail konsep pun hadir dengan pemikiran berlatar belakang budaya nusantara dipadukan aspek teknologi istimewa.

Lulut Wahyudi, pemilik Retro Classic Cycles pun tidak melulu mengeksplorasi budaya Yogyakarta, namun kekayaan warisan budaya di berbagai daerah di Indonesia ikut mewarnai inspirasinya.

”Kustomfest adalah event yang memadukan antara art dan engineering di mana semua penggemarnya datang dari seluruh Indonesia. Inilah tempat kami mencurahkan segala gagasan, ide dan kemampuan rancang bangun kendaraan berlatar inovasi. Ini termasuk yang melatarbelakangi kami membuat lucky draw di Kustomfest,” buka Lulut Wahyudi.

Seperti halnya pada perhelatan Kustomfest 2015, lucky draw mengangkat tema ‘Jaran Kore’. Motor berbasis BMW R65 bermesin Boxer 650cc lansiran 1978. Jaran Kore dalam bahasa Jawa diartikan sebagai kuda liar yang sulit ditunggangi.

Tahun ini, terinspirasi dari budaya Cirebon. Adalah Kereta Paksi Naga Limandi Kesultanan Kanoman yang dibuat pada Tahun 1350 Saka atau tahun 1428 Masehi oleh Pangeran Losari, yang menjadi kereta kebesaran Sunan Gunung Jati Cirebon, menjadi inspirasi Lulut Wahyudi merancang kustom bike Lucky Draw Kustomfest 2016 berjuluk “Kebo Bule”.

“Saya lama termenung melihat detail kereta kencana tersebut karena berbeda dengan yang pernah saya lihat sebelumnya. Pada jaman itu, sudah menonjol sisi teknologi yang membuat kereta itu nyaman ditumpangi, antara lain soal konstruksi rodanya yang memperhatikan kenyamanan penumpangnya,” tutup Lulut.

Sekedar informasi,  lucky draw tersebut akan diberikan kepada pengujung yang beruntung. So, bagi kamu yang penasaran dengan “Kebo Bule” segera datang ke Kustomfest yang bertempat di Jogja Expo Center ( JEC ) tanggal 8 hingga 9 Oktober 2016.

ANDHIKA KRESNA

Comments

BANGKOK, 8 Desember 2016 - Melalui ajang Thai Motor Expo 2016, Triumph Motorcycles mengahdirkan penampilan motor klasik dengan mesin bongsor...

JAKARTA, 8 Desember 2016 -- PT Kawasaki Motor Indonesia akhirnya menghadirkan salah satu model dari keluarga “Z” teranyar miliknya bernama...

JAKARTA, 8 Desember 2016 – Sepeda motor listrik nasional GESITS membuka kesempatan kepada UKM untuk melakukan kerjasama pengadaan komponen sepeda...

JAKARTA, 7 Desember 2016 -- Musyawarah Nasional (Munas) ke-2 Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) berlangsung sukses. Achobule Patauri terpilih sebagai Ketua...

THAILAND, 7 Desember 2016 - Memanfaatkan gelaran Thailand Motor Expo ke-33, pabrikan motor asal India Royal Enfield turut mengambil bagian...