Home UPDATES Total Oil Indonesia adakan Safety Riding Clinic untuk Pelajar

Total Oil Indonesia adakan Safety Riding Clinic untuk Pelajar

SHARE

BEKASI, 4 Mei 2016 – Tingginya tingkat kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran yang dilakukan remaja di Indonesia mendoroang PT. Total Oil Indonesia (TOI) menggelar Safe Riding Clinic untuk para siswa SMU di SMA Marsudirini, Rabu (4/5). Kampanye ini merupakan wujud komitmen TOI untuk melakukan edukasi tata cara berkendara yang baik dan aman secara berkesinambungan.

Kampanye edukatif ini ditargetkan dilakukan di tiga titik seperti SMA 29 Jakarta; SMA Marsudirini Bekasi; dan Universitas Pancasila. Pelajar menjadi target kampanye ini. Data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Februari – Maret 2016, mencatat pelanggaran lalu lintas paling banyak dilakukan kalangan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan jumlah sebanyak 62.982 kasus pelanggaran.

Kemudian disusul akademi sebagai pelanggar terbanyak kedua. Khusus mahasiswa, Ditlantas mencatat peningkatan pelanggaran 12% dibandingkan tahun sebelumnya dari 7.967 menjadi 8.939. Secara keseluruhan, jumlah pelanggar usia 16-30 tahun naik 1% dari 37.464 jadi 37.697. Fakta tersebut membuktikan betapa dibutuhkannya edukasi preventif khususnya di kalangan anak muda.

Christopher Kasidi, VP – Retail & Marketing PT Total Oil Indonesia menjelaskan pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor yang cukup tinggi. Saat ini total kendaraan bermotor di Jakarta sekitar 13 juta unit. “Dengan kondisi jalanan yang semakin padat, kesadaran akan tata berkendara yang baik dan aman memberikan life-saving skills yang seringkali dinomorduakan oleh first-time riders. Melalui Safe Riding Clinic yang Total hadirkan kali ini, Total ingin mengajak para remaja untuk mencermati tips dan trik berkendara untuk meningkatkan faktor keamanan mereka selagi menghadapi kondisi jalan di Jakarta yang cukup rentan,” katanya.

Dalam kampanye Safe Driving ini, peserta dibekali ilmu seputar cara berkendara yang baik dan benar. Selain dibekali dengan materi presentasi, para pelajar juga diajak ikut serta dalam kegiatan sharing session dan games safe riding challenge.

Pembina Safe Riding Clinic juga ingin menghimbau para orang tua untuk berperan aktif dalam memastikan anak mereka telah memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) sebelum mengemudi kendaran bermotor, anak di bawah usia memiliki keterbatasan kemampuan fisik, kognitif, dan pengendalian emosi yang menjadikan mereka lebih agresif dalam berkendara.

“Kami berharap peserta Safe Riding Clinic kami kali ini juga turut aktif menyebarluaskan ilmu yang mereka dapatkan ke teman-teman dan anggota keluarga mereka. Ke depannya, PT Total Oil Indonesia berencana untuk terus mengukuhkan komitmen kami dalam memberikan edukasi preventif kepada pengendara lain,” tutup Christopher.

ANDHIKA KRESNA

SHARE

Ini Alasan Lampu Rem Berwarna Merah dan Sein Berwarna Orange

JAKARTA, 26 Maret 2017 - Penggunaan lampu rem belakang dengan warna merah diaplikasikan pada semua kendaraan di dunia baik kendaraan...

Honda Global Resmi Perkenalkan CBR250RR Versi Balap

OSAKA, 25 Maret 2017 - Honda, melalui divisi balapnya Honda Racing Corporation (HRC) resmi memperkenalkan Honda CBR250RR versi balap. Motor yang diberi...

FIRST RIDE: All New Vespa LX 125 i-get

JAKARTA, 24 Maret 2017 - Bersamaan dengan peluncuran Vespa LX 125 i-get dan S 125 i-get perdananya di Jakarta, PT...

Ada Bendera Merah Putih di Yamaha YZF-M1 Duo Yamaha

DOHA, 24 Maret 2017 - Ada yang menarik dalam penampilan perdana duo Yamaha YZF-M1 2017 dalam free practice pertama di...

Ducati dan Scrambler Ducati Hadir di Ajang 1st Indonesia Autovaganza

JAKARTA, 26 Maret 2017 – PT Garansindo Euro Sports sebagai APM untuk brand Ducati di Indonesia ikut tampil dan berpartispasi...