Home BLOGS Road Suryanation Motorland 2016, Ajang Mencari Embrio Builder

Road Suryanation Motorland 2016, Ajang Mencari Embrio Builder

JAKARTA, 1 Juni 2016 – Kota Bandung sukses menutup rangkaian acara pemanas gelaran Suryanation Motorland 2016 bertajuk Road To Suryanation 2016. Selain deretan motor kastem asal Bandung, penggila motor kastem yang hadir juga terlihat berasal dari kota Indramayu, Tasikmalaya dan juga beberapa kota di provinsi Jawa Barat lainnya.

Ribuan biker dengan tunggangannya memadati rangkaian yang di isi dengan beberapa aktifitas “motoran” seperti painting, lettering, pinstriping, dan kegiatan lain yang berhubungan dengan kustom kulture industri. Aksesoris seperti tshirt, boots, jeans, jacket dan lainnya juga mengisi puluhan booth suryanation yang tersebar di venue.

Kickstart, misalnya, salah satu tenant dari industri kustom kulture menjajakan kerajinan kulit berupa gelang, dompet, topi hingga tshirt dan winbreaker.

Walau berkesan seperti sebuah karnaval “dadakan” namun pihak PT Gudang Garam Tbk ternyata menyelipkan satu pesan positif yang di tujukan untuk semua biker yang ada di tanah air. Kenny Kristiano, Assistant Brand Manager Surya mengatakan, dengan ajang seperti ini selain merangsang dan berusaha mencari embrio builder di kota-kota yang dikunjungi. Event ini diharapkan menjadi wadahnya biker untuk saling berapresiasi dalam memajukan budaya kastem kultur di Indonesia.

“Kita berharap agar builder lokal di tiap kota itu bisa menghadirkan dan berani memamerkan hasil karyanya di ajang seperti ini. Acara ini juga diharapkan bisa menghidukan industri dari pelaku kustom kultur agar lebih hidup. Ini bisa dikatakan hobi dan kesenangan, tapi jika diseriuskan juga bisa menjadi sebuah penghasilan layaknya sebuah industri,” ujar Kenny kepada Motovaganza.

Senada dengan Kenny, builder sekaligus owner Studio Motor, Donny Ariyanto mengatakan jika ini merupakan kedua kalinya ikut serta di ajang custom exhibition bertajuk Suryanation Motorland. Ia mengaku jika sebagai pelaku alias builder motor kastem, dirinya berharap gelaran ini menjadi dapat dijadikan treager untuk builder di seluruh kota yang ada di Indonesia.

“Saya berharap dapat mendapatkan nama-nama baru melalui ajang ini di industri motor kastem untuk menunjukan karyanya agar dapat dijadikan sebuah industri khususnya di kustom kultur untuk membangkitkan semangat motor kastem si Indonesia,” tutupnya.

ANDHIKA KRESNA